Ratusan Karyawan Pabrik Rokok Jalani Rapid Test Ulang
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh di Zona Merah Terdampak Covid 19
Seorang Karyawati Swalayan di Ponorogo Positif Covid 19
Setubuhi Gadis Bawah Umur, 2 Pemuda Tulungagung Ditangkap Polisi
5 Pasien Positif Corona Di Bojonegoro Dinyatakan Sembuh
Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Dibebaskan Menjadi Tahanan Kota
Sebelum Gantung Diri, Diduga Suami Terlebih Dahulu Bunuh Istrinya
DPO Begal Truk Muatan Kerbau Ditangkap Tim Jatanras
Tanggapan DPRD Terkait Sekolah Masuk di Tengah Pandemi
Belasan Tahun Nabung Pedagang Perabotan Sedih Gagal Berangkat Haji Tahun Ini
Rencana New Normal, Ratusan Warga Masih Berdesakan di Pasar Tradisional
Muncul Transmisi Lokal, Pasar Peterongan Ditutup
Positif Covid 19, Warga Peneleh Dikarantina
Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya



Ekonomi Dan Bisnis
Menteri Pertanian Optimis 10 Tahun Lagi Indonesia Berdaulat Beras
Kamis, 10-10-2019 | 11:24 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Dibantu dengan teknologi canggih, diyakini sawah 10 ribu hektar yang baru dibuka mampu menghidupi 1 milyar penduduk. Foto Rofi
Kediri pojokpitu.com  Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian yakin 10 tahun lagi Indonesia akan berdaulat beras, sejajar dengan Brasil dan Jepang.
Menurut Andi Amran Sulaiman saat kunjungan kerja di gudang bulog dan demontrasi tenologi mekanisasi 4.0 , di Desa Jabon Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri, optimis Indonesia berdaulat pangan dalam waktu dekat. Hal tersebut dapat diwujudkan jika pengelolahan pertanian menggunakan teknologi modern dan diterapakan pada lahan pertanian. Serta dibuka 10 ribu lahan rawa yang digunakan untuk pertanian.

"Alat mesin pertanian modern seperti drone penebar benih, pemupukan dan pemberian pestisida dengan alat canggih, dan peningkatan sumber daya manusia diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan," kata Andi Amran Sulaiman.

Menteri Pertanian juga melakukan pemeriksaan langsung perihal stok dan pasokan beras yang ada di gudang. "Saat ini stok beras sedang mengalami surplus, hingga Bulog melakukan penyewaan gudang di 6 provinsi, meliputi Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Lampung, Sumsel, Sulsel dan NTT," tambah Andi Amran.
 
Saat ini penanaman bibit di daerah rawa sudah mulai dilakukan, yakni bibit jenis ivara 2 dan ivara 3 yang bisa tumbuh meskipun terendam didalam air. Syaratnya pengaturan debit air atau sirkulasi air, serta usia tanam padi. Jika biasanya 6 bulan panen, maka harus bisa dirubah maksimal 3 bulan padi harus sudah panen. (pul)


Berita Terkait

Ekonomi Dan Bisnis
Menteri Pertanian Optimis 10 Tahun Lagi Indonesia Berdaulat ...selanjutnya
10-10-2019 | 11:24 wib

Politik
Menpan Sidak Kantor Balai Besar Karantina Hewan, Begini Hasi...selanjutnya
17-07-2018 | 15:07 wib

Peristiwa
Kunjungan Menteri Pertanian Disambut Keluhan Para Petani
05-03-2016 | 08:30 wib

Ekonomi Dan Bisnis
Menteri Pertanian Minta Bulog Borong Semua Cabe Petani Ngant...selanjutnya
24-06-2015 | 20:24 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062