DPO Begal Truk Muatan Kerbau Ditangkap Tim Jatanras
Tanggapan DPRD Terkait Sekolah Masuk di Tengah Pandemi
Belasan Tahun Nabung Pedagang Perabotan Sedih Gagal Berangkat Haji Tahun Ini
Rencana New Normal, Ratusan Warga Masih Berdesakan di Pasar Tradisional
Muncul Transmisi Lokal, Pasar Peterongan Ditutup
Positif Covid 19, Warga Peneleh Dikarantina
Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Mangkir Jaga Check Poin, PNS Nyabu Ditangkap
Setan Sembunyi
Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Tukang Sablon Pakai Ganja Selama Empat Tahun Jalani Persidangan Online
Ratusan Warga Arak Pasien Covid Sembuh Keliling Kampung
Populer di Play Store, Aplikasi Anti-China Sudah Dihapus Google
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD



Tapal Kuda Dan Madura
Warga Sumenep Ditangkap Polisi Usai Mengancam Bupati di Media Sosial
Kamis, 10-10-2019 | 15:52 wib
Reporter : Syaiful Anwar, Wildan Lipu Prasasti
Sumenep pojokpitu.com  Seorang warga asal Sumenep ditetapkan sebagai tersangka, usai mengancam bupati Abuya Bsyro Karim di media sosial facebook. Penangkapan dilakukan pihak kepolisian, usai menerima laporan dari korban.
Tersangka Achmadi warga Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, harus menjalani hari-harinya di Mapolres Sumenep. Polisi yang tergabung dalam unit Pidum dan Resmob langsung melakukan penangkapan tersangka.

Selanjutnya dilakukan proses penyelidikan. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan, 2 cetak hasil komentar facebook, 1 buah HP dan akun tersangka .

Kejadian berawal dari unggahan berita media online perihal bentrok warga mengenai Pilkades. Tersangka lalu mengomentari dengan ajakan kepada seluruh warga untuk  bersama-sama membunuh Bupati  Sumenep Abuya Bsyro Karim dengan sadis. Sebab Bupati Sumenep dinilai sudah tidak memikirkan rakyatnya melainkan lebih mementingkan dirinya sendiri.

Menurut AKP Tego s Marwoto, Kasat Reskrim, atas tindakannya, tersangka mengaku menyesal. Sebab komentar di facebook dalam kondisi marah dan kecewa kepada Bupati Sumenep. Terkait Perbup, tentang Pilkades yang membuat bentrok antar warga di beberapa desa. Tersangka juga ingin bertemu bupati untuk meminta maaf, namun tidak ada pihak yang menjembatani pertemuannya.

Dari kejadian tersebut, tersanga dijerat dengan pasal 45 atau 27 ayat 4 UU nomer 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan hukuman 6 tahun penjara. (pul)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062