Malang Raya
Mediasi Tanah Warisan Gagal, Dua Kubu Lanjut Jalur Hukum
Kamis, 10-10-2019 | 16:00 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com  Satu keluarga bisa terpecah belah hanya gara-gara pembagian tanah warisan. Seperti yang terjadi satu keluarga asal Desa Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Polisi melakukan mediasi satu keluarga yang berseteru hanya gara-gara tanah warisan yang sudah berpindah tangan dengan keluarnya sertifikat. Mediasi dipimpin Kabagops Polres Malang dengan menghadirkan pegawai BPN dan Kepala Desa Sukoraharjo. Diharapkan perseteruan antar keluarga bisa diselesaikan dengan damai.

Namun, pembicaraan yang berlangsung hingga berjam-jam hanya menghasilkan tetap menempuh jalur hukum, dan tidak ingin diselesaikan secara kekeluargaan.

Kades Sukoraharjo Sujianto berharap kasus berakhir dengan perdamaian. "Kasihan anak-anak dan ahli waris, jika satu keluarga berseteru, dan dimohon mengambil jalan kekeluargaan," kata Sujianto.

Sementara itu, Kabagops Polres Malang, Kompol Sunardi Riyono mengatakan, jalan mediasi buntu dan tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Maka jalan akhir melalui hukum perdata.

"Diharapkan tidak menjadi pidana, lantaran permasalahan masih dalam lingkup keluarga yang seharusnya diselesaikan kekeluargaan," kata Kompol Sunardi Riyono. (pul)


Berita Terkait

Peristiwa
Berebut Warisan, Vila Keluarga Dieksekusi
31-01-2019 | 19:27 wib

Pendidikan
Preservasi Naskah Kuno, Menjaga Warisan Budaya Nenek Moyang
14-03-2018 | 08:28 wib

Hukum
Beginilah Hasil Sidang Lanjutan Gugatan Anak Pada Ibunya
06-10-2017 | 14:07 wib

Hukum
Anak Penggugat Ibu Kandung, Akhirnya Minta Maaf Pada Orang T...selanjutnya
26-09-2017 | 17:30 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062