Ratusan Karyawan Pabrik Rokok Jalani Rapid Test Ulang
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh di Zona Merah Terdampak Covid 19
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Di Zona Merah Terdampak Covid 19
Seorang Karyawati Swalayan di Ponorogo Positif Covid 19
Setubuhi Gadis Bawah Umur, 2 Pemuda Tulungagung Ditangkap Polisi
5 Pasien Positif Corona Di Bojonegoro Dinyatakan Sembuh
Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Dibebaskan Menjadi Tahanan Kota
Sebelum Gantung Diri, Diduga Suami Terlebih Dahulu Bunuh Istrinya
DPO Begal Truk Muatan Kerbau Ditangkap Tim Jatanras
Tanggapan DPRD Terkait Sekolah Masuk di Tengah Pandemi
Belasan Tahun Nabung Pedagang Perabotan Sedih Gagal Berangkat Haji Tahun Ini
Rencana New Normal, Ratusan Warga Masih Berdesakan di Pasar Tradisional
Muncul Transmisi Lokal, Pasar Peterongan Ditutup
Positif Covid 19, Warga Peneleh Dikarantina
Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu



Mataraman
Air Mati, PDAM Droping Air Bersih ke Pelanggan
Kamis, 10-10-2019 | 17:18 wib
Reporter : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com  Tidak hanya warga biasa, pelanggan PDAM di Magetan juga mengalami krisis air bersih. Ribuan pelanggan terganggu karena air sering mati. PDAM mengaku, debit air baku memang berkurang sehingga berpengaruh pada pelanggan.
Tidak hanya Kecamatan Parang atau Karas saja, yang mengalami krisis air bersih. Di wilayah Kota Magetan, juga mengalami hal yang sama. Seperti di Desa Baron Kecamatan Kabupaten Magetan.

Warga desa setempat langsung menyerbu tangki air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lawu Tirta Magetan, yang mengirim air bersih ke lokasi.

Selama ini, warga bergantung pada air PDAM, untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Namun dalam dua hari terahir ini air PDAM mati.

Salah satu pelanggan PDAM, Supartini, mengaku, sebelumnya, PDAM hanya mengalir pada malam hari. Namun dalam dua hari terahir ini air PDAM tidak mengalir sama sekali.

Sementara itu, Direktur Teknik PDAM Lawu Tirta Magetan, Wiyono, mengatakan, secara umum debit air baku PDAM mengalami penurunan pada musim kemarau ini.

"Sehingga ada ribuan pelanggan yang terganggu. Namun droping hanya dilakukan di sebagian kecil daerah, yang merupakan basis pelanggan PDAM," ujar Wiyono.

Selain droping air, PDAM juga menyewa sumur dalam milik warga untuk memenuhi kebutuhan air para pelanggan, sehingga tidak harus dilakukan droping air. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Kemarau Berkelanjutan, Sumber PDAM di Pacitan Mengering
26-11-2019 | 06:12 wib

Peristiwa
Warga Kabupaten Jember Kesulitan Air Bersih
25-11-2019 | 13:00 wib

Peristiwa
Petani Memecah Batu di Sawah yang Masih Kering
13-11-2019 | 01:10 wib

Peristiwa
Meski Turun Hujan Masih Ada 23 Titik Kekeringan di Jember
12-11-2019 | 23:20 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062