Disparta Tinjau Persiapan Hotel Yang Akan Kembali Buka
Ratusan Karyawan Pabrik Rokok Jalani Rapid Test Ulang
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh di Zona Merah Terdampak Covid 19
Seorang Karyawati Swalayan di Ponorogo Positif Covid 19
Setubuhi Gadis Bawah Umur, 2 Pemuda Tulungagung Ditangkap Polisi
5 Pasien Positif Corona Di Bojonegoro Dinyatakan Sembuh
Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Dibebaskan Menjadi Tahanan Kota
Sebelum Gantung Diri, Diduga Suami Terlebih Dahulu Bunuh Istrinya
DPO Begal Truk Muatan Kerbau Ditangkap Tim Jatanras
Tanggapan DPRD Terkait Sekolah Masuk di Tengah Pandemi
Belasan Tahun Nabung Pedagang Perabotan Sedih Gagal Berangkat Haji Tahun Ini
Rencana New Normal, Ratusan Warga Masih Berdesakan di Pasar Tradisional
Muncul Transmisi Lokal, Pasar Peterongan Ditutup
Positif Covid 19, Warga Peneleh Dikarantina
Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu



Peristiwa
Mengaku Polisi, Pemuda di Blitar Rampas Barang dan Hajar Warga
Kamis, 10-10-2019 | 18:58 wib
Reporter : Mohammad Asrofi, Imron Danu
Blitar pojokpitu.com   Bercita-cita jadi polisi tidak kesampaian, seorang pria di Kabupaten Blitar nekat mengaku-ngaku polisi. Pelaku merampas dan menghajar para korbannya, dengan dalih sedang melakukan penyelidikan kasus pembunuhan. Pelaku berhasil ditangkap petugas, di tempat persembunyiannya di Palangka Raya-Kalteng.
Andik Saputra (25) langsung digelandang petugas Satreskrim Polres Blitar. Pria warga Desa Jingglong Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar ini, ditangkap petugas karena mengaku-ngaku polisi untuk berbuat kejahatan. Pelaku ditangkap petugas di tempat persembunyiannya di Palangka Raya-Kalteng.
 
Dengan dalih sedang melakukan penyelidikan kasus pembunuhan, pelaku dengan gampang merampas dan memperdaya para
korbannya. Terakhir, pelaku menghajar tiga pelajar dan merampas handphone mereka di lapangan tenis Kelurahan Jegu
Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar.
 
Di depan petugas, Andik mengaku nekat mengaku-ngaku polisi karena dulu bercita-cita menjadi polisi, namun tidak kesampaian. Modusnya, ia mendekat korbannya, dan langsung menuduh jika korban adalah pelaku pembunuhan. Selanjutnya, ia menghajar dan merampas handphone korbannya. Namun sebelum melakukan aksinya, ia minum terlebih dahulu agar berani.
 
"Dari tangan pelaku, petugas mengamankan satu handphone milik korban, serta sepeda motor yang digunakan pelaku untuk beraksi," kata AKBP. Budi Hermanto , Kapolres Blitar.

Untuk sementara pelaku harus berada di kantor polisi sesuai dengan cita-citanya, namun bukan untuk berdinas, melainkan untuk menjalani hukuman. Pelaku akan dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang perampasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.(end)




Berita Terkait

Peristiwa
Polisi Gadungan Untuk Menipu dan Mengencani Perempuan
17-02-2020 | 16:35 wib

Peristiwa
Mengaku Polisi, Pemuda di Blitar Rampas Barang dan Hajar War...selanjutnya
10-10-2019 | 18:58 wib

Peristiwa
Ngaku Polisi, Pemuda di Blitar Rampas Barang dan Menghajar W...selanjutnya
10-10-2019 | 17:40 wib

Peristiwa
Ngaku AKBP dan Sukses Tipu Cewek Berakhir di Bui
30-07-2019 | 15:57 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062