Adu Banteng Truk,Penyelamatan Supir Berlangsung Dramatis
Walikota Waspadai Klaster Baru, Imbau Warga Disiplin Prokes
Jatuh Bangun Para Seniman dan Komedian di Tengah Pandemi
Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Khofifah Bagikan Bantuan Kesehatan, Uang Tunai dan Sembako untuk Bakorwil V
Warga Keluhkan Sulit Mendapatkan Gas Lpg 3 Kg
DPRD Desak In Lounge Pub dan Karaoke Ditutup Total
Pengenaan Denda Perdana Banyak Warga Kaget dan Tidak Siap Uang Denda
Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jembatan Penghubung Magetan-Ponorogo Mulai Diperbaiki
Dewan Desak Pemerintah Daerah Keluarkan Aturan Tegas Terkait Jebakan Tikus



Metropolis
Dinilai Non Prosedural, 352 TKI Ditolak Berangkat Keluar Negeri
Selasa, 22-10-2019 | 17:17 wib
Reporter : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com  Jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) yang ditolak berangkat keluar negeri oleh pihak imigrasi di Bandara Internasional Juanda Surabaya tahun 2019 ini melonjak 5 kali lipat. Sejak Januari hingga Oktober ini tercatat ada 352 TKI yang ditolak berangkat karena termasuk TKI non prosedural. Dari ratusan TKI non prosedural yang ditolak ini, rata-rata berasal dari daerah kantong TKI di Jatim dengan negara tujuan Singapura dan Hongkong.
Upaya pengetatan pengawasan tenaga kerja indonesia (TKI) yang akan berangkat keluar negeri yang dilakukan pihak Imigrasi melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya membuahkan hasil. Dalam pengawasan yang dilakukan di loket pemeriksaan paspor di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Juanda Surabaya, tercatat ada 352 orang TKI yang berhasil ditolak dan dicegah berangkat keluar negeri karena non prosedural.

352 TKI yang ditolak berangkat ini berhasil dijaring pihak Imigrasi Juanda sejak Januari hingga Oktober 2019 ini. Ini artinya jumlah TKI yang ditolak berangkat meningkat 5 kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya terjaring 68 orang TKI.

Ironisnya, dari ratusan TKI yang ditolak dan dicegah keberangkatan di Bandara Juanda ini, rata-rata berasal dari daerah kantong TKI di Jawa Timur, seperti Pamekasan, Ponorogo, Blitar, Surabaya, dan Kediri dengan negara tujuan Singapura dan Hongkong.

"Ratusan TKI yang ditolak dan dicegah keerangkatannya oleh pihak imigrasi Juanda ini, karena tidak memenuhi prosedural yang telah dikeluarkan pihak imigrasi. Di antaranya tidak ada surat rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja, tidak memiliki return ticket, dan tidak memiliki paspor yang berlaku lebih dari 6 bulan," kata Tatang Suheryadin, Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi Juanda.

Upaya pengetatan dan pengawasan TKI yang akan berangkat ke luar negeri ini sengaja dilakukan pihak Imigrasi Juanda, sebagai upaya untuk antisipasi adanya penelantaran warga negara di luar negeri, serta adanya dugaan perdagangan manusia asal Indonesia di luar negeri.(end)


Berita Terkait

Metropolis
Polisi Hentikan Bus Penumpang 15 TKI Asal Italia di Pos Chec...selanjutnya
08-05-2020 | 18:11 wib

Metropolis
Antisipasi Covid 19, Rombongan TKI Diperiksa di Puskesmas
17-04-2020 | 11:19 wib

Metropolis
156 TKI dari Malaysia, Tiba di Bandara Juanda Diperiksa Pro...selanjutnya
07-04-2020 | 23:52 wib

Peristiwa
Dampak Virus Corona, PJTKI Kurangi Pengiriman BMI
11-02-2020 | 05:22 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062