Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Tepi Pantai Tuban
DKPP Pecat Angota KPU Surabaya Kholid Asyadulloh
Bupati Lumajang Kembali Cekcok Dengan Pengawas PT Luis
Dasar Bejat ! Kakek 68 Tahun di Blitar Cabuli Balita 4 Tahun
8 Pelaku Pemerkosa Janda Muda di Kokop Bangkalan Akhirnya Dibekuk
Interpelasi Dinilai Sangat Prematur dan Bukan Kewenangan Komisi C
Sekolah Mulai Sosialisasikan Pembelajaran Daring Untuk Siswa Baru
Timbul Kritikan, Program Kartu Prakerja di Jatim Dihentikan
RDP Soal Program BPNT Memanas
Pemkab Bojonegoro Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih Atasi Dampak Kekeringan
Harga Hewan Kurban Naik Jelang Idul Adha
Ratusan Warga Gelar Aksi Protes Pembangunan Double Track Tanpa Underpass
Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal



Sosok
Hobi Masa Kecil Datangkan Sukses, Layang-Layang Dipesan Sampai Luar Negeri
Rabu, 06-11-2019 | 21:11 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Pekerjaan ditekuni usai mengalami kecelakaan kerja, kini mendatangkan untung jutaan rupiah. Bahkan layang-layang kreasi Kartana telah menembus pasar internasional. FotoKhusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com   Berawal dari hobi masa kecil, seorang mantan pekerja percetakan di Kabupaten Tuban sukses menggeluti usaha kerajinan layang-layang.
Sehari-hari Kartana (37) warga Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban membuat layang-layang hias. Sejak kehilangan pekerjaan akibat kecelakaan kerja, pria satu anak tersebut disibukkan dengan potongan bambu dan kain untuk membuat layang-layang.

Kartana menggeluti usaha pembuatan layang-layang sejak tahun 2016. Usai sembuh dari cedera, akibat terjepit mesin press di tempat percetakan, Kartana yang tidak memiliki pekerjaan. Akhirnya mengisi waktu dengan hobi masa kecil yaitu membuat layang-layang. Sesekali Kartana juga mengikuti festival bersama penghobi layang-layang. Tak disangka ternyata layang-layang buatan Kartana banyak diminati orang.

Terdapat dua jenis layang-layang buatan Kartana. Diantaranya layangan kreasi untuk penghobi atau kolektor serta layangan Delta yang berukuran kecil dengan gambar tokoh super hero untuk anak-anak.

Dalam sehari sedikitnya 50-100 layangan Delta mampu dibuat. Layangan jenis ini biasanya dipesan pedagang di kawasan lokasi wisata. Harga yag ditawarkan berkisar antara Rp 25 ribu sampai Rp 35 ribu per buah.
 
Sementara layangan kreasi dibuat berdasarkan pesanan. Tak hanya pecinta layang-layang dalam negeri, pemesan juga datang dari luar negeri, seperti Malaysia dan Prancis. "Harga yang dipatok berkisar Rp 4 juta sampai Rp 7 juta, tergantung ukuran dan tingkat kerumitan," kata Kartana.

Selain dijual sesuai pesanan, tak jarang juga membuat layang-layang berukuran besar untuk digunakan sendiri mengikuti festival tingkat nasional maupun internasional. "Sebab, dengan mengikuti festival dapat menjadi media promosi gratis kepada para pecinta layang-layang," tambah Kartana. (pul)


Berita Terkait

Politik
Kenalkan Area Terlarang Bermain Layang-Layang di Pantai
24-09-2017 | 01:38 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062