Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Di Zona Merah Terdampak Covid 19
Seorang Karyawati Swalayan di Ponorogo Positif Covid 19
Setubuhi Gadis Bawah Umur, 2 Pemuda Tulungagung Ditangkap Polisi
5 Pasien Positif Corona Di Bojonegoro Dinyatakan Sembuh
Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Dibebaskan Menjadi Tahanan Kota
Sebelum Gantung Diri, Diduga Suami Terlebih Dahulu Bunuh Istrinya
DPO Begal Truk Muatan Kerbau Ditangkap Tim Jatanras
Tanggapan DPRD Terkait Sekolah Masuk di Tengah Pandemi
Belasan Tahun Nabung Pedagang Perabotan Sedih Gagal Berangkat Haji Tahun Ini
Rencana New Normal, Ratusan Warga Masih Berdesakan di Pasar Tradisional
Muncul Transmisi Lokal, Pasar Peterongan Ditutup
Positif Covid 19, Warga Peneleh Dikarantina
Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Mangkir Jaga Check Poin, PNS Nyabu Ditangkap



Tapal Kuda Dan Madura
6 Korban Atap Ambruk SDN Gentong Kondisinya Membaik
Kamis, 07-11-2019 | 04:14 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com  Setelah mendapat perawatan di RSUD Dokter R Soedarsono Kota Pasuruan, sebanyak 6 pasien korban dari siswa akibat ambruknya atap SDN Gentong, mulai membaik. Dua murid diantaranya sudah menjalani operasi di Intalasi Gawat Darurat sudah dipindahkan ke ruang inap. Para siswa ini rata- rata mengalami luka di kepala dan kaki, akibat tertimpa material atap.
Siswa Sekolah Dasar Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, menjalani perawatan di RSUD Dokter R Soedarsono Kota Pasuruan, setelah tertimpa atap sekolahnya.

"Dari 11 korban yang mengalami luka-luka saat ini masih ada enam murid masih dalam perawatan tim medis . Namun, dua korban yakni Abdul Mukti dan Dina yang mengalami patah tulang sudah menjalani operasi dan sudah dipindahkan ke ruang inap," kata Humas RSUD R Soedarsono, dr Dya Luciana.

Ke enam siswa SD ini kondisinya berangsur membaik sejak dua hari mendapat perawatan intensif. Namun mereka belum diperbolehkan pulang sebelum kondisinya betul-betul fit.

Para korban ini, rata-rata mengalami luka di kepala, tangan dan kaki. Sebelumnya, 5 korban lainnya sudah diijinkan pulang ke rumahnya masing-masing.

Empat siswa lainnya masih dirawat di ruang inap, masing- masing bernama Kina Anggun Cahaya, Zahra Salsabila, Nada Fatiya, Aisyah Alqof. Kesemuanya duduk di kelas 2 sekolah dasar.(end/vd:yan)


Berita Terkait

Peristiwa
Dua Bulan Siswa Belajar di Mushalla, Berharap Ruang Kelas Am...selanjutnya
28-02-2020 | 02:07 wib

Peristiwa
Dua Tersangka Penyebab SDN Samaran Ambruk Ditangkap Polisi
25-02-2020 | 16:10 wib

Pendidikan
Ruang Kelas di SDN ini Rusak Membahayakan Siswa
25-02-2020 | 10:15 wib

Peristiwa
Kejaksaan Cium Aroma Kejanggalan Robohnya Aula SMAN 1 Nglame...selanjutnya
08-02-2020 | 13:00 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062