Seorang Karyawati Swalayan di Ponorogo Positif Covid 19
Setubuhi Gadis Bawah Umur, 2 Pemuda Tulungagung Ditangkap Polisi
5 Pasien Positif Corona Di Bojonegoro Dinyatakan Sembuh
Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Dibebaskan Menjadi Tahanan Kota
Sebelum Gantung Diri, Diduga Suami Terlebih Dahulu Bunuh Istrinya
DPO Begal Truk Muatan Kerbau Ditangkap Tim Jatanras
Tanggapan DPRD Terkait Sekolah Masuk di Tengah Pandemi
Belasan Tahun Nabung Pedagang Perabotan Sedih Gagal Berangkat Haji Tahun Ini
Rencana New Normal, Ratusan Warga Masih Berdesakan di Pasar Tradisional
Muncul Transmisi Lokal, Pasar Peterongan Ditutup
Positif Covid 19, Warga Peneleh Dikarantina
Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Mangkir Jaga Check Poin, PNS Nyabu Ditangkap
Setan Sembunyi



Hukum
Korupsi Dana Kepala Desa dan Sekretaris Desa Wonoploso Akhirnya Dijebloskan ke Lapas
Kamis, 07-11-2019 | 16:33 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com  Kepala Desa Wonoploso,Kecamatan Gondang,Kabupaten Mojokerto, yang sempat kabur dan menjadi DPO selama beberapa bulan oleh penyidik Polres Mojokerto, akhirnya dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakat kelas 2 B mojokerto bersama sekretaris desanya. Keduanya ini kompak melakukan tidak pidana korupsi dana desa untuk pembangunan jembatan dan posyandu 2017 lalu.
Radita Angga Dwi Mahendra, mantan Kepala Desa Wonoploso,Kecamatan Gondang,Kabupaten Mojokerto, bersama sekretaris desanya, Ghozali, langsung digelandang ke mobil penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto,untuk dijebloskan ke lembaga pemsyarakatan Kelas 2 B Mojokerto.
 
Sebelum dijebloskan ke Lembaga Pemsyarakatan, Radita Angga Dwi Mahendra dan Ghozali, Kepala Desa dan Sekretaris Desa,yang didampingi oleh kuasa hukumnya ini menjalani pemeriksaan pelimpahan tahap dua di ruang penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto selama lima jam.
 
Agus Hariyono, Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Mojokerto, menjelaskan, kepala desa dan Sekretaris Desa Wonoploso ini, kompak melakukan tindak pidana korupsi dana desa pembangunan jembatan dan posyandu desa tahun 2017 lalu yang anggaranya menjacapai Rp 500 juta  oleh Radita Angga, kepala desa yang sempat kabur dan menjadi DPO penyidik Polres Mojokerto, dana tersebut dikorupsi dan diselewengkan bersama sekretarisnya senilai Rp 70 juta.
 
Kuasa hukum kedua tersangka, Kholil Askohar, membenarkan kaburnya kepala desa yang sempat menjadi DPO. Namun, hal itu dilakukan karena Kepala Desa Wonoploso ini, takut menjalani pemeriksaan polisi dan dijebloskan ke penjara untuk kerugian negara senilai Rp 70 juta juga sudah dikembalikan.
 
Atas perbuatanya melakukan korupsi dana desa,kedua tersangka dijerat pasal 2 ayat 1, pasal 3 dan pasal 9 undang-undang nomor 31 tahun 1999,tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,dengan  ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Mantan Wakil Bupati Kabupaten Malang Diperiksa KPK
13-07-2018 | 16:07 wib

Peristiwa
KPK Sita Uang Dari Rumah Bupati Mojokerto
03-05-2018 | 07:40 wib

Hukum
KPK Belum Tahan Walikota Mokekerto
03-05-2018 | 06:48 wib

Hukum
KPK Panggil 2 Anggota DPRD Kota Mojekerto
02-05-2018 | 17:02 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062