Lebaran Dilapas, Para Napi Gunakan Fasilitas Video Call
Kolonel Yuri Beri Peringatan, Jangan Kembali ke Jakarta
Salama Lebaran, Pelanggar PSBB Meningkat
Polisi Perketat Akses Masuk Perumahan Surabaya
Pengedar Sabu Jaringan Lapas Dibekuk Polisi
Balon Udara Ditemukan Jatuh di Atas Rumah Warga Magetan
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang Kembali Sampai 9 Juni 2020
Pakar Komunikasi Unair Menilai PSBB Kurang Efektif
Akhir PSBB Tahap Dua, Jumlah Pelanggaran Masih Tinggi
Kabar Gembira, 17 Dari 77 Pasien Corona di Kabupaten Probolinggo Sembuh
Ibu Ini Ngamuk Ngamuk Jalannya Diportal, Begini Ceritanya
Data Terbaru Kasus Covid 19 Masih Ada Tambahan 479 Orang
Wisatawan Dipinggir Jalan Pacet Cangar Dibubarkan Petugas
Tidak Pernah Putus Asa, 17 Tahun Kiai Ini Berdakwah Tanpa Jamaah
Selama Lebaran Terminal Bayuangga Lumpuh



Tapal Kuda Dan Madura
Plt Walikota Pasuruan Marah Lihat Kontruksi Bangunan yang Dinilai Tak Layak
Jum'at, 08-11-2019 | 14:01 wib
Reporter : Abdul Majid
Beginilah saat Plt Walikota Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, melampiaskan kekecewaannya saat berkunjung ke Sekolah Dasar Gentong Kecamatan Gadingrejo. Foto: Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com  Plt Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, marah-marah saat meninjau Sekolah Dasar Gentong Kota Pasuruan, pasalnya bangunan sekolah ini sangat tidak sesuai kontruksi bangunan.
Orang nomer satu di kota ini menginjak-nginjak gavalun diruang kelas 2 B, tempat awal terjadinya ambruknya sekolah hingga merembet keruang kelas lainnya.

Walikota menilai seluruh bangunan sekolah ini sangat bahaya dan rawan roboh. Pasalnya semua kontruksi bangunan banyak yang diduga dikorupsi oleh pimpinan proyek.

"Pemerintah kota sudah membentuk tim khusus untuk mengecek seluruh fasilitas umum mulai dari sekolah dasar hingga menengah, puskesmas yang dibangun melalui sewakelola. Ada dugaan bangunan di Kota Pasuruan ini tidak sesuai dan banyak korupsinya," kata Raharto Teno Prasetyo.

Pihaknya menyerahkan kasus ini ditangan polisi, untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus ambruknya sekolah dasar gentong yang menewaskan dua orang dan belasan luka-luka.

Sebelumnya, Teno saat kejadian sedang berada di Jerman hingga 12 November nanti. Namun ia memutuskan untuk balik lebih awal untuk melihat langsung ambruknya atap sdn gentong yang menewaskan seorang siswa dan seorang guru. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Dua Bulan Siswa Belajar di Mushalla, Berharap Ruang Kelas Am...selanjutnya
28-02-2020 | 02:07 wib

Peristiwa
Dua Tersangka Penyebab SDN Samaran Ambruk Ditangkap Polisi
25-02-2020 | 16:10 wib

Pendidikan
Ruang Kelas di SDN ini Rusak Membahayakan Siswa
25-02-2020 | 10:15 wib

Peristiwa
Kejaksaan Cium Aroma Kejanggalan Robohnya Aula SMAN 1 Nglame...selanjutnya
08-02-2020 | 13:00 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062