Ratusan Karyawan Pabrik Rokok Jalani Rapid Test Ulang
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh di Zona Merah Terdampak Covid 19
Seorang Karyawati Swalayan di Ponorogo Positif Covid 19
Setubuhi Gadis Bawah Umur, 2 Pemuda Tulungagung Ditangkap Polisi
5 Pasien Positif Corona Di Bojonegoro Dinyatakan Sembuh
Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Dibebaskan Menjadi Tahanan Kota
Sebelum Gantung Diri, Diduga Suami Terlebih Dahulu Bunuh Istrinya
DPO Begal Truk Muatan Kerbau Ditangkap Tim Jatanras
Tanggapan DPRD Terkait Sekolah Masuk di Tengah Pandemi
Belasan Tahun Nabung Pedagang Perabotan Sedih Gagal Berangkat Haji Tahun Ini
Rencana New Normal, Ratusan Warga Masih Berdesakan di Pasar Tradisional
Muncul Transmisi Lokal, Pasar Peterongan Ditutup
Positif Covid 19, Warga Peneleh Dikarantina
Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya



Pilkada
Panitia Pilkades Dinilai Ciderai Tatib
Jum'at, 08-11-2019 | 18:00 wib
Reporter : Tova Pradana
Sengketa Pilkades kian memanas. Paska dimediasi pihak kecamatan berakhir deadlock, kini Cakades dari kubu Mahmud menemukan tata tertib atau tatib yang dibuat panitia Pilkades tingkat desa mengesahkan coblos tembus. Foto: Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com  Sengekta Pilkades Desa Geger Kecamatan Geger memasuki babak baru. Paska aksi demo, laporan ke Polres hingga mediasi di tingkat kecamatan gagal total, tim pemenangan nomor 5, mahmud menemukan Tatib yang dibuat panitia.
Di dalam tata tertib yang ditanda tangani Badan Pemusyawarata Desa itu, justru mengesahkan coblos tembus. Alias coblosan surat suara karena lipatan tidak dibuka dinyatakan sah. Padahal, pada saat penghitungan Pilkades lalu, surat suara coblos tembus dinyatakan tidak disahkan oleh panitia sendiri .

Sigit Ihsan Wibowo, Ph Cakades Mahmud, menilai panitia menciderai Tatib yang ia buat sendiri. Serta menilai panitia telah melanggar aturan.

Sementara, Kepala Dinas  Pemberdayan Masyrakat Dan Pemerintah Desa, Joko Lelono menegaskan, pihaknya juga sudah mendengar hal tersebut. Juga terkait temuan lain yang menyangkut sengekta Pilkades. Atas sejumlah persoalan itu, semuanya akan dibahas saat mediasi tingkat kabupaten madiun.

Diketahui, sampai hari ini sengekta Pilkades di Kabupaten Madiun tidak kunjung usai. Padahal sesuai undang undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa. Bupati wajib menyelesaikan sengekta pilkades dalam waktu 30 hari. (pul)


Berita Terkait

Pilkada
Panitia Pilkades Dinilai Ciderai Tatib
08-11-2019 | 18:00 wib

Pilkada
Panwascam Madiun Gelar Mediasi Sengketa Pilkades
05-11-2019 | 16:30 wib

Peristiwa
Tuntut Keadilan, Massa Tolak Hasil Pilkades Datangi DPRD
22-10-2019 | 16:30 wib

Pilkada
Selisih 25 Suara, Seorang Cakades Protes Datangi Panitia
17-10-2019 | 15:00 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062