Hukum
Warga Somasi Pengadilan Terkait Salah Keputusan
Kamis, 14-11-2019 | 04:14 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com  Seorang warga Nganjuk, mendatangi pengadilan Negeri guna mensomasi dan mengklarifikasi atas dikeluarkannya surat keputusan. Imam mughni warga Pace Wetan Kecamatan Pace Nganjuk, melalui kusa hukumnya Gundi Sintara, mendatangi kantor Pengadilan Negeri Nganjuk.
Gundi meminta klarifikasi atas surat Keputusan Pengadilan Negeri Nganjuk nomor W14/1780 tahun 2019 tanggal 7 Nopember 2019, bahwa Imam Mughni tidak menuhi syarat untuk ikut sebagai calon kades.

Gundi kuasa hukum Imam Mughni membenarkan bahwa kliennya pernah dipidana dengan ancaman diatas 5 tahun. Namun kasus itu terjadi sejak tahun 2012, dan sudah menjalani pidana sejak tahun 2014. "Sehingga sudah 5 tahun berlalu, maka seharusnya klien saya bisa mencalonkan diri sebagai Kades, sesuai dengan peraturan bupati," kata Gundi.

Dari hasil klarifikasi itu, akhirnya pihak Pengadilan Negeri Nganjuk, kembali mengeluarkan surat keputusan nomor  w 14/1787 tahun 2019 yang menyatakan mencabut surat kepetusan sebelumnya. Serta menyatakan Imam Mughni dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon kades.

Terkait kejadian ini, Ketua Pengadilan Negeri Nganjuk, Sugiyo Mulyoto, enggan dikonfirmasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan warga menggeruduk kantor Desa Pace Wetan, guna memprotes panitia Pilkades. karena menganulir Imam Mughni sebagai calon kades, sesuai dengan keputusan surat dari Pengadilan Negeri Nganjuk sebelumnya. (pul)


Berita Terkait

Hukum
Warga Somasi Pengadilan Terkait Salah Keputusan
14-11-2019 | 04:14 wib

Peristiwa
Jadinya Seru, Imam Nahrawi Bakal Ladeni Somasi Roy Suryo
08-09-2018 | 04:15 wib

Peristiwa
Tak Ditanggapi, Bupati Madiun Kembali Somasi PT Pertamina
01-03-2016 | 11:21 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062