Dinsos Jatim Datangi Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Obat dan Vaksin Covid-19 Racikan Unair Masuk Tahap Uji Klinis
18 PAC PKB Sepakat Usung Cabup Dan Cawabup Dari Kader Internal
Sebanyak 664 Warga Sidoarjo Sembuh dari Covid 19
Saat Ini Baru Ada 9 Daerah Yang Rekomnya Sudah Turun Dari DPP PDIP
Kecelakaan Beruntun Satu Orang Luka Parah
Tim Gugus Penanggulangan Covid Lamongan Tak Akan Tutup Puskesmas Mantup
100 Dokter Alumni Gontor Ikut Partisipasi Penanganan Covid 19
Polisi Lacak Pelaku Tawuran Di Jam Malam Covid 19
Kesal Dengan Sikap Camat, Ratusan Petani Palawija dan Tambak Datangi Balai Desa
Panen, Petani Tebu Keluhkan Harga Gula Anjlok
Pasokan Bahan Baku Gula Terhambat, Buruh Pabrik Wadul Komisi B DPRD Jatim
Puluhan Santri Gontor Reaktif dan Diisolasi
Modus Baru, Bawa Mobil Pribadi Curi Kayu Sonokeling
KPU Kabupaten Malang : Soal Penyelenggaraan Pilkada Ada 3 Opsi



Malang Raya
Jadi DPO 2 Tahun, Lamidi Pelaku Perampokan Sumawe Dihadiahi Timah Panas
Sabtu, 16-11-2019 | 04:10 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Karena melawan dan berusaha kabur, pelaku Lamidi dihadiahi timah panas oleh petugas di kedua kaki. Foto: Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com  Menjadi buronan polisi selama 2 tahun atas kasus perampokan yang dilakukan bersama tiga temannya di Wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang pada Maret 2017 silam, Lamidi, harus akhirnya dibekuk Tim Buser Satreskrim Polres Malang di wilayah Ponorogo.
Lamidi (41) warga Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang harus didorong menggunakan kursi roda. Lamidi sudah 2 tahun menjadi DPO kasus perampokan. Sempat kabur ke wilayah Kalimantan guna menghindari pencarian petugas kepolisian, setelah ditetapkan menjadi DPO.

Kejadian perampokan di wilayah Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan pada maret 2017 silam. Pelaku beraksi bersama 3 temannya mencongkel pintu belakang rumah korban pada dini hari. Korban yang tengah tidur kemudian terbangun dengan suara mencurigakan. Saat membuka pintu kamar, ternyata sudah ada 4 orang yang membawa sajam jenis celurit.

Pelaku mengancam korbannya untuk diam dan menyerahkan harta benda. Seperti uang sebesar Rp 30 juta, perhiasan emas seberat 50 gram dan ponsel 2 buah serta motor matic korban.

Usai aksi perampokan, Tim Buser Satreskrim Polres Malang langsung melakukan pengejaran dan berhasil meringkus 2 pelaku lain berinisial AS dan JN yang saat ini sudah divonis penjara.

Mengetahui keberadaan DPO Lamidi berada di Ponorogo untuk membesuk adiknya yang tengah melahirkan, petugas segera melakukan penyelidikan dan penangkapan. Namun Lamidi melawan dan berusaha kabur, hingga diberikan tindakan tegas menembak kedua kakinya.

Menurut AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Kasat Reskrim Polres Malang, atas perbuatannya, Lamidi diganjar dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, ancamannya hingga 9 tahun kurungan penjara. (pul)


Berita Terkait

Metropolis
Satreskrim Periksa Lima Saksi Perampokan Toko Emas
17-02-2020 | 18:57 wib

Peristiwa
Polda Jatim Beri Atensi Kasus Dugaan Pembunuhan Lamongan
04-01-2020 | 17:09 wib

Peristiwa
Rampok Siang Bolong, Residivis Nyaris Dimasa Warga
19-11-2019 | 16:32 wib

Malang Raya
Jadi DPO 2 Tahun, Lamidi Pelaku Perampokan Sumawe Dihadiahi ...selanjutnya
16-11-2019 | 04:10 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062