Habaib-Ulama dan Tokoh Madura Tolak RUU HIP
Persentase Pasien Covid-19 Meninggal di Jatim Melebihi Luar Negeri
Taman Wisata Ngawi Mulai Ramai Pengunjung
Begini Tantangan Peternak Sapi di Tengah Pandemi Covid-19
Pemkab Magetan Gratiskan Rapid Test Bagi Pelajar, Mahasiswa, ASN dan Ibu Hamil
Pipa Gas Lapindo Bocor Resahkan Warga
Perawat Meninggal Akibat Covid 19 Menjadi 12
Sekolah di Tuban Ini Gratiskan Biaya Siswa Baru Selama Setahun
Kabar Gembira, 135 Pasien Covid 19 Kabupaten Mojokerto Sembuh
Ada Lagi Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup
Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
KPU Malang Akhiri Verfikasi Paslon Perseorangan Dan Sarankan Kampanye Secara Virtual
Tim Kemensos Beri Pendampingan Hukum Kepada Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Pedagang Pasar Diwajibkan Pakai Masker Pelindung Wajah
Pembeli Hewan Kurban Menurun 25 Persen Menjelang Hari Raya



Sorot
Jalan Rusak Tidak Segera Dibangun,Warga Rame-Rame Tanam Pisang Ditengah Jalan
Minggu, 17-11-2019 | 14:00 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Warga yang didominasi para pemuda melakukan aksi rame-rame tanam pohon pisang di tengah jalan. Foto: Muji
Sidoarjo pojokpitu.com  Puluhan pemuda karang taruna Dusun Beciro Desa Jumput Rejo Kecamatan Sukodono, Minggu (17/11) siang, melakukan aksi tanam pohon pisang ditengah jalan, karena sudah dua minggu ini pembagunan jalan berhenti tidak ada aktifitas.
Warga resah karena debu bertebaran dan masuk ke dalam rumah, mereka berharap proyek pembagunan jalan segera rampung dan tidak berdampak kepada warga.
 
Aksi tanam pisang ini sengaja dilakukan oleh para pemuda yang tergabung dalam karang taruna Dusun Beciro, jalan sepanjang 200 meter ini dikerjakan oleh CV. Mekar Sari, dimana sudah sebagai mengerjakan proyek bokuvert, namun hingga saat ini belum rampung.
 
Semua peralatan berat sudah dievakuasi dan sinyalir akan membutuhkan waktu lama, untuk menyelsaikan proyek pengaspalan dan penyelesaian pemasangan bokulvert.
 
Jefry, salah satu anggota karang taruna dusun beciro mengatakan,dari awal warga kecewa, karena janji dari dari pihak kontraktor tidak dipenuhi, seperti pengisian kas karang taruna. "Aksi penanaman pohon pisang ditengah jalan merupakan akumulasi kekecewaan warga," kata Jefry.

Warga tidak akan membuang pohon pisang yang ditanam ditengah jalan, sebelum Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, turun ke lokasi untuk melihat kondisi yang sebenarnya. (yos)


Berita Terkait

Malang Raya
Jalan Berlubang Kerap Timbulkan Kecelakaan di Madyopuro
25-06-2020 | 02:27 wib

Peristiwa
Tak Kunjungi Diperbaiki, Warga Pamekasan Tanami Jalan Rusak ...selanjutnya
10-06-2020 | 16:27 wib

Sorot
Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembata...selanjutnya
04-04-2020 | 04:07 wib

Sorot
Pelengsangan Jalan Raya Poros Desa Ranuyoso Ambrol
25-03-2020 | 14:18 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062