Viral di IG, Anak Usir Orang Tua Sambil Diteriaki Maling
Kakek Meninggal Dunia Saat Memancing di Laut
Sambutan di KLB Gerindra, Jokowi Bicara Krisis saat Pandemi Covid-19
Akhirnya Gresik Masuk Zona Oranye Covid-19
Kakak Adik di Tuban Kompak 4 Kali Curi Motor
Panen Porang Melimpah, Petani Untung Ratusan Juta Rupiah
Sekolah Berasrama Boleh Buka, Tapi Secara Bertahap
Frustasi Gagal Panen, Petani Bakar Tanaman Padinya
UGD Rumah Sakit R Soedarsono Ditutup 1 Hari Setelah Nakes Positif Corona
Melayat Drive-Through
Kantor Imigrasi Ponorogo Akan Naik Status Kelas II
Perjuangan Pelajar di Pegunungan Cari Sinyal Untuk Belajar Daring
Rekom Hanura Genapkan 31 Kursi Dukungan Pasangan Yuhronur-Rouf
Siswa SD Surabaya Sulap Kain Handuk Bekas Jadi Kerajinan
Sering Blayer Motor Saat di Kampung, Bapak Anak Kompak Keroyok Tetangga



Ekonomi Dan Bisnis
Polisi Gagalkan Pembelian dan Pengangkutan BBM Secara Ilegal
Rabu, 20-11-2019 | 16:42 wib
Reporter : Rizqi Setiawan
Bondowoso pojokpitu.com  Satreskrim Polres Bondowoso menggagalkan pembelian dan pengangkutan BBM ilegal di SPBU Jalan Mastrip Kecamatan Kota. 10 unit mobil modifikasi bertangki jumbo berikut puluhan jurigen terjaring dalam razia tersebut.
Aparat kepolisian dari Satreskrim Polres Bondowoso, melakukan razia kendaraan yang melakukan pembelian BBM jenis premium dengan jumlah sangat banyak. Razia digelar berdasarkan banyaknya laporan masyarakat terkait antrian panjang di SPBU premium.

Alhasil polisi berhasil menggagalkan upaya pembelian dan pengangkutan BBM secara illegal menggunakan mobil yang telah dimodifikasi tangki jumbo. Selain mobil, polisi juga mengamankan puluhan jurigen yang disimpan di dalam mobil.

Kasatreskrim Polres Bondowoso, AKP Jamal mengatakan, para pembeli ini diduga menyalahgunakan pengangkutan dan ijin niaga BBM. Para pemilik mobil hingga saat ini masih dalam proses pemeriksaan secara intensif untuk pengembangan serta akan ditelusuri alur penjualannya.

"Sebanyak 1000 liter BBM dan 10 pemilik mobil diamankan saat razia, keseluruhan BBM adalah jenis premium yang harganya paling murah dibanding jenis lain. Adapun modus yang digunakan yakni membeli BBM menggunakan kendaraan pribadi yang sudah dimodifikasi dengan memasang tangki buatan sehingga kapasitas BBM menjadi lebih banyak," kata AKP Jamal SH, Kasatreskrim Polres Bondowoso.

Jika terbukti bersalah, maka pelaku akan dijerat dengan pasal 55, 53 Undang-Undang nomor 22 tahun 2001, tentang minyak dan gas
junto pasal 382 KUHP.(end)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062