Panen Porang Melimpah, Petani Untung Ratusan Juta Rupiah
Sekolah Berasrama Boleh Buka, Tapi Secara Bertahap
Frustasi Gagal Panen, Petani Bakar Tanaman Padinya
UGD Rumah Sakit R Soedarsono Ditutup 1 Hari Setelah Nakes Positif Corona
Melayat Drive-Through
Kantor Imigrasi Ponorogo Akan Naik Status Kelas II
Perjuangan Pelajar di Pegunungan Cari Sinyal Untuk Belajar Daring
Rekom Hanura Genapkan 31 Kursi Dukungan Pasangan Yuhronur-Rouf
Siswa SD Surabaya Sulap Kain Handuk Bekas Jadi Kerajinan
Sering Blayer Motor Saat di Kampung, Bapak Anak Kompak Keroyok Tetangga
Pemkab Madiun Segera Laksanakan Tes SKB CPNS 2019
Lereng Utara Kelud, Kawasan Penting Sejarah Jawa
Dipengaruhi Ekonomi, Jumlah Pemohon Diska Bojonegoro Capai 406 Perkara
Jumlah Penderita Capai Jutaan, Ahli Endokrin: Diabetes Juga Pandemi
Foto Terbaru, Tubuh Mike Tyson Ramping, Dadanya Bidang, Bisepnya Kukuh



Mataraman
Setubuhi Gadis SMP, Ayah Dua Anak Masuk Bui
Jum'at, 29-11-2019 | 16:00 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com  Diduga melakukan persetubuhan dengan pelajar SMP, seorang lelaki ditangkap oleh petugas satuan reserse dan kriminal Polres Ngawi. Tersangka menyebarkan video persetubuhan tersebut, kepada rekan sekelas korban.
Kasus persetubuhan gadis dibawah umur tersebut, kini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Ngawi. 

Peno Adi Saputro alias Arnando Ardiansyah (40) warga Desa  Legowetan Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi, diperiksa polisi karena diduga menyetubuhi LL (15) warga Kecamatan Bringin.

M. Khoirul Hidayat, Kasat Reskrim Polres Ngawi, menjelaskan, ayah dua anak tersebut  dikenalkan LL oleh rekan korban, tersangka kemudian berkomunikasi intensif dengan siswi kelas 3 SMP tersebut melalui media sosial whatsapp. Dengan bujuk rayunya, Peno mengajak LL untuk  berkencan dan berhubungan badan. 

"Saat berhubungan badan Peno merekamnya. Video mesum tersebut kemudian digunakan tersangka untuk mengancam korban, agar  mau diajak berhubungan badan hingga berulang kali dari hutan hingga hotel," kata M. Khoirul Hidayat.

LL pernah menolak diajak berhubungan badan, sehingga peno marah dan menyebarkan video mesumnya kepada  salah satu rekan sekelas korban. Tindakan tersebut kemudian dilaporkan korban dan keluarganya, kepada polisi.

Atas perbuatan bejatnya, ayah dua anak tersebut, kini mendekam dalam tahanan polres ngawi, menunggu prose shukum selanjutnya. 

Polisi menjeratnya dengan dengan pasal 81 ayat 2 atau pasal 82 ayat 1, undang undang republik indonesia  nomor 17 tahun 2016, tentang penetapan perpu nomor 1 tahun 2016, tentang perubahan kedua undang undang nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak menjadi undang undang.  tersangka  terancam pidana penjara  paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. (yos)


Berita Terkait

Malang Raya
Ancam Akan Dibunuh, Bapak Bejat Cabuli Anak Kandung Selama 3...selanjutnya
09-07-2020 | 15:30 wib

Peristiwa
8 Pelaku Pemerkosa Janda Muda di Kokop Bangkalan Akhirnya Di...selanjutnya
09-07-2020 | 08:10 wib

Peristiwa
Bapak Satu Anak, Hamili Siswi SMP Hingga Melahirkan
19-06-2020 | 16:16 wib

Peristiwa
Setubuhi Gadis Bawah Umur, 2 Pemuda Tulungagung Ditangkap Po...selanjutnya
04-06-2020 | 14:31 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062