Politik
Muskerwil NU, Gubernur Singgung Tingginya Stunting
Sabtu, 30-11-2019 | 12:15 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa,
Probolinggo pojokpitu.com  Musyawarah Kerja Wilayah Nahdlatul Ulama ke 1 Jawa Timur resmi dibuka pada Jumat (29/11) malam. Musyawarah Kerja Wilayah Nahdlatul Ulama ke 1 Jawa Timur bertempat di pondok pesantren Nurul Jadid Paiton, Kabupaten Probolinggo.
Hadir dalam acara tersebut, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Halim Iskandar, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta ulama se Jawa Timur.

Muskerwil NU Jawa Timur 1 membahas beberapa hal. baik tentang ideologi islam, penguatan ekonomi kerakyatan, pendidikan serta fokus tentang kesehatan, khususnya kesehatan bayi.

Ketua Pwnu Jawa Timur Kiyai Haji Marzuki Mustamar dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dalam pidatonya meninggung masih banyak stunting pada bayi dan balita. Penderita stunting justru dari warga kalangan nahdlatul ulama.

"Tingginya stunting atau gagal tumbuh pada anak terutama balita di Jawa Timur mencapai 32 persen, dari prosentase nasional hanya 32 persen," kata Khofifah Indar Parawansa.

Menurut gubernur, Kabupaten Probolinggo masuk lima besar atau peringkat ke 5 kasus tingginya stunting. Sedangkan peringat 1 dan 2 adalah Sampang dan Pamekasan.

Dalam Muskerwil NU Jatim yang digelar selama 2 hari tanggal 29 sampai 30 November, juga akan dibahas soal kebijakan sertifikasi nikah, yang diusulkan Menteri Agama. Apakah sertifikasi nikah ini lebih banyak dampak positif maupun negatifnya. (pul)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062