Hukum
JPU Hadirkan 5 Saksi Kunci Kasus Dugaan Penyerobotan Tanah 20 Hektar Milik Puskopkar
Senin, 02-12-2019 | 17:38 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com  Sidang kasus penyerobotan tanah milik Puskopkar di Desa Pranti Kecamatan Sedati Sidoarjo, kembali digelar di Pengadilan Negeri Sidoarjo. Tim jaksa penuntut umum telah menghadirkan lima saksi dari pelapor, yaitu Puskopkar Jawa Timur. Lima terdakwa, diantaranya Henry J Gunawan, (Dirut) PT Gala Bumi Perkasa dan Reny Susetyowardhani (anak almarhum Iskandar) sekaligus Dirut PT Dian Fortuna Erisindo, Yuli Ekawati dan dua notaris, Umi Calsum dan Diah Nuswantari.
Dari lima terdakwa, tiga terdakwa di antaranya, Diah Nuswantari, Umi Calsum dan Reny Susetyowardhani hanya bisa diam setelah mendengarkan kesaksikan Ketua Umum Puskopkar, Tri Harsono. Pihak kuasa hukum berusaha perkara ini diarahkan ke perdata, namun Ketua Majelis Hakim Ahmad Paten Sili langsung menghentikan pertanyan dari salah satu kuasa hukum terdakwa.
 
Direktur Utama Puskopkar,Tri Harsono telah membeberkan bahwasanya Puskopkar memiliki aset 6 titik di Kabupaten Sidoarjo, termasuk lahan seluas 20 hektar di Desa Pranti Kecamatan Sedati Sidoarjo.
 
"Pembelian lahan tersebut dari lahan milik TKP dan pelepasanya sudah melalui prosedur. Dasar kepemilikan lahan tersebut dari pelepasan dari enam desa," kata Tri Harsono.
 
Pembelian lahan berasal dari dana milik Puskomkar dan pinjaman melalui Bank BTN sebesar Rp 23 milyar dan kini masih sisa tunggakan Rp 11 milyar lebih.
 
Sementara itu, kesaksian dari Bendahara Puskopkar sempat membuat jengkel ketua majelis hakim, karena kesaksian pada penyidik tidak sesuai dengan kesaksian di persidangan.(end)




Berita Terkait

Peristiwa
Warga Protes, Tanah Diserobot Pabrik PT Quality Work
08-11-2017 | 19:40 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062