Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
Diduga Korsleting Listrik Ruko Dalam Pasar Ludoyo Terbakar
Sebuah Rumah di Ketintang Ambruk, Dua Penghuni Tewas
Benarkah Virus Corona Bisa Menular Lewat Donor Darah?
Penelitian IPB dan UI tentang Antivirus Corona, Semoga Bermanfaat
Sepak Terjang Kader Posyandu Perangi Covid-19
Pembatasan Aktivitas Sosial Akibatkan Rumah Pijat Tunanetra Terancam Gulung Tikar
Tergugah Membantu Para Medis Covid-19, Perajin Busana Beralih Produksi APK
Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Begini Penerapan Protokal Pencegahan Covid-19 Ala Panti Asuhan Asy Syarifah Putri
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Lapas Tulungagung Bebaskan Ratusan Narapidana
Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan



Sorot
Jalan Menuju Gunung Bromo Amblas, Satu Jalur yang Bisa Dilalui
Jum'at, 06-12-2019 | 14:05 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com  Jalan menuju wisata Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur amblas pada Jumat (6/2) pagi. Amblasnya jalan ini selain plengsengan berada dibahu jalan ambrol sekitar sebulan selesainya pengerjaan.
Berita Video : Jalan Menuju Gunung Bromo Amblas, Satu Jalur yang Bisa Dilalui
Takut terjadi longsor susulan yang bisa dilalui hanya separuh badan jalan. Sampai sejauh ini BPBD setempat sudah memberi garis larangan melintas.
 
Diguyur hujan deras, jalan menuju wisata alam gunung bromo di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, amblas.
 
Separuh jalan dalam kondisi retak sedangkan bahu jalan beserta plensengan yang baru saja dibangun ambrol, dengan panjang sekitar 17 meter dan kedalaman sekitar 10 meter.
 
Kondisi separuh jalan tidak bisa dilalui kendaraan, membuat badan penanggulangan bencana setempat memberi garis larangan melintas.
 
Tingginya curah hujan di sekitar wilayah Gunung Bromo, membuat bahu jalan sepanjang 50 meter rawan longsong, sehingga akan diberi garis larangan melintas.
 
Menurut Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, Asrul Bustami, jalan amblas bertepatan di area plensengan yang baru saja selesai dikerjakan. "Karena baru selesai pengerjaannya, nantinya pemeliharaan dibebankan ke kontraktor," ujarnya.
 
Sementara itu menurut Sugeng Prayoga, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo, yang bisa dilakukan BPBD hanya memeta daerah rawan longsor dan untuk jalan amblas, BPBD membangun lagi semi permanen atau kata lain untuk kedaruratan saja.
 
Petugas menghimbau, dengan kondisi jalan amblas dihimbau agar waspada saat berkunjung ke Bromo, khususnya yang melakukan perjalanan malam hari. (yos/VD:YAN)


Berita Terkait

Sorot
Pelengsangan Jalan Raya Poros Desa Ranuyoso Ambrol
25-03-2020 | 14:18 wib

Peristiwa
Warga Sukarela Tambal Jalan Pantura Berlubang
14-03-2020 | 00:05 wib

Peristiwa
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Rusak Parah, Hambat Aktifit...selanjutnya
06-03-2020 | 22:10 wib

Metropolis
Kesal Dengan Jalan Berlubang, Warga Tanami Pohon Pisang
02-03-2020 | 16:06 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062