Pembagian Makan Gratis Abaikan Physical Distancing
Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga
Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor
Gara-Gara Uang 10 Juta, Pengacara Diadili
Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Pelatihan di Surabaya, Petugas Medis Positif Covid-19
Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Ditlantas Polda Jatim Laksanakan Ops Keselamatn Semeru Gantikan Ops Simpati
Kasus Positif Covid 19 di Jatim Menjadi 189 Orang
11 Hari Diisolasi, PDP Covid-19 di Tuban Meninggal Dunia
Jaksa Lawan Vonis Bebas Amblesnya Jalan Gubeng
Akibat Wabah Covid-19, Pilkada 2020 di Kabupaten Sumenep Terpaksa Ditunda
DPRD Beri Bantuan APD Untuk Tenaga Medis RSUD dr Soeroto
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai Terbakar
Wabup: Proyek Jembatan Gempol Jadi Catatan Buruk Dinas PUPR dan Rekanan



Peristiwa
Minta Maaf, Pelatih Pastikan Atlet Senam Shalfa Ikut PON Papua
Senin, 16-12-2019 | 16:04 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Pelatih Kepala Indra Sibarani memastikan Shalfa tetap menjadi atlet senam dan bisa mengikuti ajang PON di Papua tahun depan.
Kediri pojokpitu.com  Kasus pencoretan pesenam artistik asal Kota Kediri pada gelaran Sea Games, Shalfa Avrila Sania karena isu keperawanan, telah berakhir. Pihak pelatih bertemu dengan keluarga atlet untuk minta maaf.
Mediasi pertemuan di salah satu hotel di Kota Kediri, dihadiri langsung tim kepelatihan senam Jawa Timur dan pelatih senam Nasional Indra Sibarani. Serta kedua orang tua Shalfa yang didampingi tim penasihat hukumnya Minggu (15/12) malam. Kedua belah pihak bersepakat untuk menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur kekeluargaan .

Pelatih Indra Sibarani menyampaikan permintaan secara langsung dihadapan keluarga Shalfa. Pihaknya juga akan tetap membimbing siswi kelas 12 tersebut agar berprestasi di dunia senam lantai .

"Tim pelatih tengah mempersiapkan Shalfa di ajang PON 2020 di Papua mendatang. Kami akan membimbing proses latihan di Kediri, karena Shalfa telah pindah sekolah dari Gresik ke SMAN 7 Kota Kediri," kata Indra Sibarani.

Sementara itu orang tua Shalfa menerima permohonan maaf dari tim pelatih, dan bersedia mengakhiri perseteruan secara kekeluargaan. Pihak keluarga mengucapkan terima kasih Kepada Walikota Kediri, Ketua KONI Timur, Gubernur Jawa Timur dan Sesmenpora yang selama ini mendorong penyelesaian masalah tersebut .

Sebelumnya, atlet senam artistik asal Kota Kediri Shalfa Avrila Sania dicoret dari skuad Timnas Sea Games 2019 setelah dihantam isu keperawanan. Parahnya lagi, selama mengikuti Puslatda selama kurang lebih 19 bulan dan Pelatnas dua bulan, Shalfa hanya menerima honorarium senilai Rp 200 ribu per bulan. (pul)


Berita Terkait

Peristiwa
Minta Maaf, Pelatih Pastikan Atlet Senam Shalfa Ikut PON Pap...selanjutnya
16-12-2019 | 16:04 wib

Olah Raga
Kuasa Hukum Beberkan Dua Fakta Baru Mencengangkan Atlet Sena...selanjutnya
07-12-2019 | 12:43 wib

Metropolis
Dituding Tak Perawan, Gubernur Jatim Sayangkan Sikap Pelatih...selanjutnya
02-12-2019 | 17:07 wib

Olah Raga
Prestasi Merosot Karena Hanya Diminta Main 2 Alat yang Sehar...selanjutnya
30-11-2019 | 16:00 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062