Calon Wisata Sumber Umis Dilirik Investor
Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditembak Polisi
Gang Kampung-Kampung Hingga Rumah Susun Sewa Lakukan Physical Distancing
Harga Daging Ayam dan Telur Naik Saat Pandemi Covid-19
Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pemkab Ngawi Hentikan Sementara Kegiatan Dari Anggaran DAK
Desa Bulangan Barat Sediakan Rumah Karantina Bagi Warga Perantauan
Cegah Corona, Puluhan Napi di Lapas Tuban Dibebaskan
Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona



Rehat
Limbah Koran Dirubah Jadi Produk Bernilai Ekonomis
Rabu, 18-12-2019 | 01:20 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com  Kegiatan ibu rumah tangga di Jombang ini bisa menjadi inspirasi pengelolaan limbah koran bekas, dengan berbekal ketekunan dan inovasi mereka bisa merubah limbah yang tidak bernilai menjadi hasil karya bernilai tinggi. Saat ini hasil karya ibu muda ini sudah menembus sejumlah pasar di seluruh wilayah Indonesia.
Berada di rumah yang cukup jauh dari jalan raya sejumlah ibu rumah tangga di Desa Balongbesok Kecamatan Diwek, terus berkreasi. Mereka menyulap limbah kertas koran menjadi berbagai kerajinan  yang indah dan menarik. Seperti vas bunga,tempat pensil,kotak tisu hingga kerajinan kebutuhan rumah lainnya.

Koran bekas yang biasa di beli dari  tetangganya ini dipotong dan digulung dalam lidi kecil. Gulungan ini akan lentur, sebab setelah menjadi gulungan lidi diambil dan dibentuk sesuai pesanan pelanggannya.

Dari gulungan-gulungan kecil berukuran panjang inilah dibentuk berbagai perabotan. Untuk menambah kekokohan asesoris rumah tangga ini di tambahkan kestas karton dan lem perekat.
Seluruh bahan dalam kerajinan ini memanfaatkan koran bekas baik model maupun bentuk lainnya. Proses pembuatannya juga tidak memerlukan waktu lama.

Ari Afrida, seorang perajin, mengaku, awal mula menekuni usia ini setelah anaknya mendapatkan  tugas dari sekolah untuk mengola limbah koran bekas. Setelah jadi satu kerajinan, banyak tetangga dan teman yang menanyakannya.

"Hingga akhirnya pembuatan kerajinan tersebut terus dikembangkan. Dengan berbagai inovasi dan kreasi  aneka perabot ini bisa ditampilkan dalam bentuk yang indah dan menarik," kata Ari Afrida.

Kerajinan berbahan sederhana ini bisa tampil indah dan artistik, sehingga tidak heran jika  pemasarannya produk ini telah menembus hampir seluruh kota di Indonesia melalui pasar online. 

Dengan harga yang juga terjangkau, produk kerajinan ini rata rata dijual dengan harga minimal Rp 40 ribu hingga Rp 150 ribu sesuai dengan kesulitan pembuatanya.  Dalam satu bulan perajin mampu mendapatan penghasilan jutaan rupiah. (yos) 


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062