KBM SMP SMA Kepulauan Sumenep Segera Diaktifkan
Penjualan Seragam Sekolah Menurun Hingga 75 Persen
Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Menkes Terawan Sidak Pasar Tradisional, Temukan Pedagang yang Bandel
Ruang HCU Didesain Tanpa Toilet
Rumah Sakit Rujukan Minta Klaim BPJS Kesehatan Dipercepat
Polisi Gerebek Pengedar Temukan Sabu Dalam Kitab Suci
Sekda Surabaya Benarkan Adanya Surat Edaran Galang Dana
Sebanyak 146 Perawat Jatim Terpapar Covid 19
Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB
Diduga Peras Kades, Ketua LSM Terjaring Operasi Tangkap Tangan Tim Saber Pungli
Gubernur Bagikan Partisi dan Masker Kepada Ojek Online
Gali Irigasi Sawah, Warga Pasuruan Temukan Tumpukan Batu Bata Kuno



Otomotif
Kiat Aman Berkendara Saat Menerabas Banjir Jakarta
Kamis, 02-01-2020 | 03:25 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com  Curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah Jakarta dan sekitarnya, berdampak pada sejumlah ruas jalan hingga tol terendam banjir. Oleh karena itu, bagi pengguna kendaraan tentu dituntut bijak menyikapi kondisi tersebut. Genangan air di jalan tidak saja bisa merugikan pengendara tapi juga lingkungan sekitar. Jangan meremehkan genangan air yang dilewati mobil.
Mengenai hal tersebut, ada beberapa kiat jika Anda memang harus menerabas genangan air.

Dimulai dari karakter dan kondisi mobil, serta seberapa dalam kira-kira genangan air yang ada di depan.

Biasanya yang takut menghadapi genangan air dan banjir adalah mobil-mobil seperti sedan atau city car karena tidak memiliki ground clearance yang cukup tinggi. Berbeda dengan SUV yang memang desain mobilnya memiliki ground clearance tinggi.

Kendati demikian, sebaiknya jika ada genangan air yang cukup tinggi lebih baik mencari jalan lain. Namun jika tidak ada jalan lain, maka Anda harus memastikan filter udara tidak kemasukan air yang diakibatkan oleh gelombang atau riak air

Kalau sampai filter udara terendam itu bisa menyebabkan terjadi water hammer. Water hammer itu kondisi air masuk ke ruang pembakaran dan tentunya bisa merusak mesin.

Selain itu, pastikan melaju dengan kecepatan rendah dan gunakan gigi rendah pada transmisi manual dan pada transmisi otomatis saat menerabas banjir.

Hindari juga posisi setengah kopling ataupun mengocok gas dalam genangan karena berpotensi menimbulkan gelombang atau riak air. (mg8/jpnn/pul)


Berita Terkait

Ekonomi Dan Bisnis
Ikut Terdampak Banjir Jakarta, Begini Pernyataan Lion Air
01-01-2020 | 17:40 wib

Peristiwa
Berapa Banyak Taksi Blue Bird Yang Terendam Banjir?
01-01-2020 | 16:11 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062