Rawan Terpapar Covid 19, Reni Astuti Minta Guru WFH
Masih Ada Tahapan Lain, Yang Lulus SBMPTN Belum Tentu Diterima
Dik Doank Buka Suara Soal Lahan Kandank Jurank Digugat
Peringati Hut RI, Ibu-Ibu Berebut Sembako Gratis
Pasca Puluhan Tahun Mangkrak, Machfud Arifin Pelopori Hidupnya Langgar Gipoo
ODGJ Binaan Dinsos Ikuti Lomba Kemerdekaan Agustusan
Peringati Hari Kemerdekaan, Polisi Pakai Baju Pejuang
Belum Ada Renegosiasi Kontrak Persebaya dengan David Da Silva
Judi Dadu Digerbek, Dua Kakek Diamankan Polisi
Wisuda Drive Thru IAIN Jember, Wisudawan Naik Becak
Kericuhan Warnai Rencana Pembukaan Gembok Titd Kwan Sing Bio Tuban
Budidaya Tanaman Porang Lebih Ekonomis dan Menguntungkan
Jumlah Perawat Meninggal Dunia Akibat Corona Bertambah Menjadi 21 Orang
Upacara Akan Dibatasi, Baik Pasukan, Pengibar Bendera dan Undangan
Upacara Harjakasi ke-202 Situbondo Dilakukan Secara Virtual



Sorot
Protes, Warga Jombang Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak
Kamis, 02-01-2020 | 15:30 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Warga Desa Banjardowo Kecamatan Jombang Kota ini langsung menanami jalan antar desa dengan pohon pisang. Foto: Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com  Akibat jalan rusak yang tidak dikunjung dibenahi, warga Desa Banjardowo Kecamatan Jombang Kota, Kabupaten Jombang melakukan aksi protes, mereka menanami jalan antar desa ini dengan pohon pisang. Pasalnya, selain mengganggu pengguna jalan juga sudah banyak korban kecelakaan akibat jalan tersebut.
Mereka menanam pohon pisang di tengah jalan penghubung antar desa yang rusak. Kondisi jalan aspal yang sudah berlubang membuat warga sering celaka.

Jalan sepanjang sekitar 600 meter ini mengalami kerusakan sejak setahun terakhir. Aspal mengelupas dan jalan berlubang cukup besar, meskipun sudah ditambal dengan tanah oleh warga, saat hujan turun jalan bertambah licin dan membahayakan.

Menurut warga, Abdul Karim, kondisi jalan ini sudah sangat meresahkan warga dan pengguna jalan. Terutama anak sekolah yang berangkat pagi hari sering terjatuh.

"Aksi protes ini dilakukan agar jalan yang biasa digunakan akses segera dibenahi, tanaman pisang ini dipasang sebagai tanda jalan berbahaya agar warga lebih waspada dan berhati-hati," kata Abdul Karim.

Selama  jalan rusak ini belum ada pembenahan dari Pemerintah Kabupaten Jombang. Mereka berharap, melalui aksi ini jalan yang menghubungan desa di Kecamatan Kota ke Kecamatan Perak  ini bisa segera dibenahi. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Is...selanjutnya
04-08-2020 | 11:00 wib

Peristiwa
Sejumlah Peserta Test Protes Pelantikan Perangkat Desa
03-08-2020 | 15:35 wib

Peristiwa
Minim Informasi Covid 19, Ratusan Warga Datangi Balai Desa
01-08-2020 | 19:00 wib

Peristiwa
Ratusan Warga Desa Kembali Luruk Kandang Ayam Kumuh
29-07-2020 | 13:01 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062