Bawaslu Jatim Terus Monitoring Verifikasi Faktual
KBM SMP SMA Kepulauan Sumenep Segera Diaktifkan
Penjualan Seragam Sekolah Menurun Hingga 75 Persen
Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Menkes Terawan Sidak Pasar Tradisional, Temukan Pedagang yang Bandel
Ruang HCU Didesain Tanpa Toilet
Rumah Sakit Rujukan Minta Klaim BPJS Kesehatan Dipercepat
Polisi Gerebek Pengedar Temukan Sabu Dalam Kitab Suci
Sekda Surabaya Benarkan Adanya Surat Edaran Galang Dana
Sebanyak 146 Perawat Jatim Terpapar Covid 19
Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB
Diduga Peras Kades, Ketua LSM Terjaring Operasi Tangkap Tangan Tim Saber Pungli
Gubernur Bagikan Partisi dan Masker Kepada Ojek Online



Sorot
Protes, Warga Jombang Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak
Kamis, 02-01-2020 | 15:30 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Warga Desa Banjardowo Kecamatan Jombang Kota ini langsung menanami jalan antar desa dengan pohon pisang. Foto: Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com  Akibat jalan rusak yang tidak dikunjung dibenahi, warga Desa Banjardowo Kecamatan Jombang Kota, Kabupaten Jombang melakukan aksi protes, mereka menanami jalan antar desa ini dengan pohon pisang. Pasalnya, selain mengganggu pengguna jalan juga sudah banyak korban kecelakaan akibat jalan tersebut.
Mereka menanam pohon pisang di tengah jalan penghubung antar desa yang rusak. Kondisi jalan aspal yang sudah berlubang membuat warga sering celaka.

Jalan sepanjang sekitar 600 meter ini mengalami kerusakan sejak setahun terakhir. Aspal mengelupas dan jalan berlubang cukup besar, meskipun sudah ditambal dengan tanah oleh warga, saat hujan turun jalan bertambah licin dan membahayakan.

Menurut warga, Abdul Karim, kondisi jalan ini sudah sangat meresahkan warga dan pengguna jalan. Terutama anak sekolah yang berangkat pagi hari sering terjatuh.

"Aksi protes ini dilakukan agar jalan yang biasa digunakan akses segera dibenahi, tanaman pisang ini dipasang sebagai tanda jalan berbahaya agar warga lebih waspada dan berhati-hati," kata Abdul Karim.

Selama  jalan rusak ini belum ada pembenahan dari Pemerintah Kabupaten Jombang. Mereka berharap, melalui aksi ini jalan yang menghubungan desa di Kecamatan Kota ke Kecamatan Perak  ini bisa segera dibenahi. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Protes Pernyataan Kepala Kabadan PNP2 PMI, Puluhan PJTKI Aks...selanjutnya
29-06-2020 | 16:21 wib

Metropolis
Warga Sidoarjo Menolak Huniannya Dijadikan Akses Masuk Perum...selanjutnya
29-06-2020 | 14:45 wib

Peristiwa
Ratusan Penambang Demo Tolak Alat Berat
18-06-2020 | 17:41 wib

Peristiwa
Gerakan Revolusi Jember Lurug Kejaksaan, Dinilai Lamban Sele...selanjutnya
15-06-2020 | 14:42 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062