Penjualan Seragam Sekolah Menurun Hingga 75 Persen
Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Menkes Terawan Sidak Pasar Tradisional, Temukan Pedagang yang Bandel
Ruang HCU Didesain Tanpa Toilet
Rumah Sakit Rujukan Minta Klaim BPJS Kesehatan Dipercepat
Polisi Gerebek Pengedar Temukan Sabu Dalam Kitab Suci
Sekda Surabaya Benarkan Adanya Surat Edaran Galang Dana
Sebanyak 146 Perawat Jatim Terpapar Covid 19
Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB
Diduga Peras Kades, Ketua LSM Terjaring Operasi Tangkap Tangan Tim Saber Pungli
Gubernur Bagikan Partisi dan Masker Kepada Ojek Online
Gali Irigasi Sawah, Warga Pasuruan Temukan Tumpukan Batu Bata Kuno
Demi Kemanusian, Pasien Eks Covid 19 Donor Plasma di PMI



Malang Raya
Proyek Bangunan Permanen di Zona Hijau Tanpa Dilengkapi Perizinan
Senin, 13-01-2020 | 17:16 wib
Reporter : Rafli Firmansyah
Kota Batu pojokpitu.com  Komisi A dan Komisi C DPRD Kota Batu bersama Satpol PP, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-TK) serta Dinas PUPR mendatangi lokasi proyek pembangunan yang tak mengantongi IMB dan didirikan di zona hijau. Proyek pembangunan itu berada di Dusun Tlogorejo, Desa Bumiaji Kota Batu.
Aktivitas proyek pembangunan tembok pagar dan bangunan permanen di Dusun Tlogorejo Desa Bumiaji Kota Batu harus dihentikan pengerjaannya karena belum memiliki izin mendirikan bangunan. Parahnya lagi, proyek pembangunan ini dilakukan di kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona hijau oleh Pemerintah Kota Batu.

Proyek pembangunan ini berada di sekitar areal persawahan dan jauh dari pemukiman warga sehingga tak terlihat mencolok dan sulit untuk dideteksi. Keberadaan proyek bangunan itu diketahui setelah pihak dinas terkait menerima laporan dari masyarakat. Rencananya, di lahan seluas 11 hektar tersebut akan digunakan untuk peternakan dan rumah makan.

Saat datang ke lokasi, tim tidak bisa bertemu langsung dengan pemilik proyek sekaligus pemilik lahan karena si pemilik berada di luar kota. Tim yang datang ke lokasi proyek berpesan kepada penanggung jawab pekerja untuk memberitahukan kepada pemilik lahan agar segera mengajukan perizinan.

"Bangunan yang didirikan di tepi tebing ini juga dikhawatirkan ambrol karena pergerakan kontur tanah yang tak stabil. Karena di salah satu bangunan, terlihat adanya retakan di bagian tembok yang berada tepat di sisi tebing dengan kemiringan hampir 90 derajat," terang Muhammad Nur Adhim, Kepala Satpol PP Kota Batu.

"Tanpa adanya IMB yang dikantongi, tim gabungan dari DPRD dan Pemkot Batu melarang segala aktivitas pembangunan hingga pemilik proyek mengajukan ketentuan prosedural untuk mendirikan bangunan," tambahnya.

Sementara itu, Kabid Penataan Ruang Dinas PUPR Kota Batu, Erwan Susanto menyebutkan, adanya pelarangan segala aktivitas pendirian bangunan permanen di zona hijau.(end)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062