Ketahanan Pangan, Markas Pomal Disulap Untuk Cocok Tanam
Ibu Rumah Tangga di Magetan Meraup Untung Dengan Kerajinan Benang Rajut
Sidang Putusan Kasus Ancaman Pembunuhan Sekda Nonaktif Ditunda
Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 150 Juta Dimusnahkan
Lima Tersangka Pengeroyokan Ditangkap, Dua di Antaranya Masih di Bawah Umur
Dokter Pamekasan Meninggal Dunia Setelah Terpapar Covid-19



Ekonomi Dan Bisnis
Pupuk Bersubsidi Urea Langkah, Petani Mengeluh
Selasa, 14-01-2020 | 03:18 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Warga mengaku, kesulitan mendapatkan pupuk urea di kios- kios maupun distributor. Foto: Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com  Sejumlah petani di Kabupaten Situbondo, mengeluh kelangkaan pupuk urea bersubsidi pemerintah. Pupuk bersubsidi seberat 50 kilogram sulit didapat di sejumlah kios maupun distributor pupuk urea. Petani terpaksa beralih ke jenis pupuk lain yang harganya relatif lebih mahal.
Sebulan terakhir, kelangkaan pupuk bersubsidi jenis urea dikeluhkan sejumlah petani di kelurahan Patokan, Kecamatan Kota ,Situbondo.

Di musim penghujan, lahan pertanian padi milik para petani sangatlah membutuhkan pupuk urea tersebut. Agar tidak merugi, petani terpaksa mengganti pupuk bermerek lain dengan harga yang lebih mahal.

Keluhan kelangkaan pupuk urea bersubsidi, dialami langsung oleh Yamin dan Usman. Kedua petani yang bercocok tanam padi mengatakan, pupuk urea sedikit susah untuk dibeli di kios kios.

Meski harga tetap stabil, petani kecil seperti mereka mengaku kesulitan mendapatkan pupuk urea satu kwintal. "Bahkan, sebagain petani terpaksa beralih ke pupuk jenis poska yang harganya relatif lebih mahal," ujar Usman.

Jika kebutuhan pupuk urea bersubsidi tidak terpenuhi, para petani terpaksa harus rela mengelurkan uang lebih tinggi dengan menggunakan pupuk bermerek lain. Petani berharap, pemerintah daerah tanggap dalam menanggapi kelangkaan pupuk urea bersubdisi tersebut. (yos)


Berita Terkait

Ekonomi Dan Bisnis
Pembelian Pupuk Bersubsidi Harus Menggunakan Kartu Tani
30-08-2020 | 08:10 wib

Peristiwa
Puluhan Ribu Petani Terancam Tidak Bisa Mendapatkan Pupuk Be...selanjutnya
29-08-2020 | 05:30 wib

Ekonomi Dan Bisnis
Kuota Pupuk Bersubsidi Hanya 44 Persen Dari Kebutuhan Petani...selanjutnya
25-07-2020 | 20:14 wib

Ekonomi Dan Bisnis
Pupuk Bersubsidi Masih Langka di Kalangan Petani
18-07-2020 | 06:15 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062