Hukum
Syamsul Arifin, PNS Kecamatan Tambaksari Mengaku Spontan
Selasa, 14-01-2020 | 10:08 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com  Syamsul Arifin, PNS Kecamatan Tambaksari yang didakwa mengucapkan kata rasisme di asrama mahasiswa Papua, mengaku terpancing massa. PNS Bagian Deteksi Dini Kecamatan ini mengaku menyesal telah mengucapkn kata monyet kepada mahasiswa Papua, yang tinggal di asrama Jalan Kalasan Surabaya.
Penyesalan terdakwa Syamsul Arifin, PNS Kecamatan Tambaksari yang didakwa kasus rasisme di asrama mahasiswa Papua ini  diungkapkan dalam persidangan di ruang garuda, Senin sore tadi (13/1). Syamsul Arifin mengaku dirinya mengucapkan kata monyet di asrama mahasiswa Papua lantaran terpancing massa yang juga berkata monyet.

Terdakwa Syamsul Arifin mengatakan bila pengucapan kata monyet tersebut dilakukan secara spontan, setelah melihat bendera merah putih dimasukkan selokan depan asrama. Terdakwa mengungkapkan bila saat massa datang terjadi saling umpat antara mahasiswa Papua dan massa.

Di akhir pemeriksaan terdakwa, Syamsul Arifin kembali mengutarakan penyesalannya atas ucapan monyet. Sidang yang dipimpin hakim Johanes ini akan dilanjutkan Rabu 15 Januari mendatang dengan agenda tuntutan dari jaksa penuntut umum. (end)


Berita Terkait

Sepak Bola
PSSI Jatim Menjanjikan Berangkat Umroh Jika Mendapatkan Meda...selanjutnya
13-12-2019 | 02:14 wib

Hukum
Perkara Rasisme Papua Terungkap Berkat Patroli Cyber
02-12-2019 | 18:03 wib

Metropolis
Antisipasi Aksi Demo, TNI-Polri Berjaga di Depan Asrama Maha...selanjutnya
01-12-2019 | 19:10 wib

Metropolis
Risma Ikut Menari dan Menyanyi Dalam Festival Papua
22-11-2019 | 18:51 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062