Terjaring Razia Tak Bawa Masker, Seorang Wanita Menangis
Wisata Makam Warna Warni
Wabup Pastikan Denda Tidak Pakai Masker Kurang Dari Rp 250 Ribu
Cegah Klaster Covid 19, Usia Dibawah 10 Tahun dan Diatas 60 Tahun Dilarang ke Gunung Bromo
Besaran Sanksi Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Akan Dinaikkan
Angka Kekerasan Anak dan Perempuan di Kabupaten Bojonegoro Menurun
Tak Pakai Masker, Puluhan Pengendara Didenda
Angka Pernikahan Dini di Ponorogo Melejit
Pendidikan Tertib Lalin Melalui Kampung Tangguh Semeru



Hukum
Jaringan Hacker Antar Provinsi Mulai Diadili
Selasa, 14-01-2020 | 18:38 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com  Jaringan Hacker antar Provinsi yang dibongkar Polda Jatim, pada Mei 2019 lalu, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (14/1) sore.
Berita Video : Jaringan Hacker Antar Provinsi Mulai Diadili
Kingditho Wulanesa Mahardika, Hacker asal Semarang diadili dengan dakwaan membobol kartu kredit orang lain, untuk digunakan kepentingan pribadi.

Sidang dua Hacker yang ditangkap Polda Jatim pada Mei 2019 lalu disidangkan terpisah. Terdakwa Kingditho Wulanesa Mahardika, Hacker asal Semarang diadili terlebih dahulu di ruang garuda 1, Selasa (14/1) sore tadi. Sementara terdakwa Choirul Anam, Hacker asal Surabaya diadili pada berkas terpisah.

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Nizar dari Kejati Jatim, terdakwa Kingditho Wulanesa Mahatdika, didakwa membobol kartu kredit orang lain.

"Perbuatan terdakwa yang tinggal di Semarang barat ini jelas melanggar Pasal 48 ayat 2 Juncto Pasal 32 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronika, Juncto Pasal 56 KUHP," jelas Nizar.

Modusnya menggunakan akun atas nama samir alim untuk membeli data kartu kredit milik orang lain yang didapatkan secara ilegal dari akun facebook atas nama Ridho Steven.

Dalam setiap aksinya, terdakwa Kingdhito mengaku bisa mendapatkan uang Rp 2 juta. Uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi, seperti jalan-jalan.

Sekedar diketahui, team Opsnal Subdit v Siber Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil membongkar jaringan Hacker antar Provinsi, pada 28 Mei 2019 lalu.

Dua Hacker asal Surabaya dan Semarang, yakni Choirul Anam dan Kingdhito Wulanesa Mahardika berhasil ditangkap. (yos/VD:YAN)


Berita Terkait

Hukum
Jaringan Hacker Antar Provinsi Mulai Diadili
14-01-2020 | 18:38 wib

Metropolis
Polisi Sita Uang Rp 2,6 Milyar Hasil Kejahatan Hacker
06-12-2019 | 19:15 wib

Metropolis
Polda Jatim Tetapkan 18 Hacker Sebagai Tersangka UU ITE
04-12-2019 | 14:01 wib

Metropolis
Polda Jatim Grebek Hacker di Ruko Balongsari Tama
03-12-2019 | 18:10 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062