Hukum
Polisi dan Satpam Dijadikan Saksi Atas Pencurian Minyak di Wilmar
Selasa, 14-01-2020 | 18:57 wib
Reporter : Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com  Dua polisi dan Satpam PT. Wilmar Nabati Indonesia, terpaksa menjadi saksi atas kasus dugaan pencurian minyak fame, bahan campuran untuk membuat biosolar. Dua sopir yang menjadi terdakwa pencurian minyak fame dari truk tangki saling menyalahkan.
David Ary Firmansyah dan Yudi,  keduanya merupakan sopir truk pengangkut minyak fame, bahan campuran solar, untuk menjadi bio solar.

Keduanya melakukan aksinya pada tanggal 20 Juni 2019 yang lalu, saat itu keduanya bertugas untuk membawa truk tangki, berisi minyak fame, dari Wilmar Nabati Indonesia, Kebomas, Gresik.

Untuk menuju Depo atau penampungan minyak PT Wilmar Di Tanjung Perak Surabaya.

Karena tak kunjung tiba di Depo Tanjung Perak, akhisnya pihak Wilmar Nabati Indonesia, melakukan pengecekan kelokasi, ternyata truk tangki ditemukan di lahan parkir PT Wilmar, dengan kondisi segel kran tangki, sudah rusak.

Sehingga pihak Wilmar curiga dan truk tangki tersbeut kembali dilakukan pengecekan ulang, ternyata, berat tangki sudah berkurang, hingga 512 liter.

Saat Polisi usai memberikan keterangannya. Terdakwa Havid Ali Firmansyah, salah satu terdakwa menyangkal keterangan polisi. Majelis Hakim Edy, meminta terdakwa untuk jujur karena kalau tidak jujur hanya akan memberatkan putusan terdakwa. (yos)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062