Hukum
Satu Keluarga Jadi Terdakwa Rebutan Saham Zhangrandi
Selasa, 21-01-2020 | 19:05 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com  Gara-gara rebutan saham, satu keluarga pemilik es cream Zhangrandi menjadi terdakwa. Ke 4 saudara ini didakwa menggelapkan 10 lembar saham milik saudara sendiri, yang tidak kebagian saham.
Satu keluarga yang menjadi terdakwa penggelapan saham di es cream Zhangrandi ini, antara lain Willy Tanumulia, Grietje Tanumulia, Emmy Tanumulia, dan Fransiskus Martinus Susetiyo. Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa Damang Anubowo di ruang garuda Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (21/1) siang tadi, 4 orang didakwa menggelapkan 10 lembar saham milik Evy Susantidevi Tanumulia, yang tidak lain saudara kandung ke 4 terdakwa.

Dalam dakwaan disebutkan bila perkara ini berawal setelah pasangan suami istri, Adi Tanumulia dan Jani Limawan yang mendirikan perusahaan es cream Zhangrandi ini, meninggal dunia. Selanjutnya, usaha PT Zhangrandi ini dilanjutkan ahli waris, yakni 7 anak almarhum. Ke 7 anak tersebut antara lain Sylvia Tanumulia, Robiyanto Tanumulia, Emmy Tanumulia, Ilse Radiastuti Tanumulia,  Evy Susantidevi Tanumulia,  Willy Tanumulia, dan Grietje Tanumulia.

Saat pembagian saham, disepakati bila saham Evy Susantidevi Tanumulia diatasnamakan Sylvia Tanumulia. Nah perkara timbul saat Sylvia meninggal dunia pada tahun 2013. 10 saham Evy dan 10 saham milik Sylvia diambil oleh para terdakwa. Evy lalu melaporkan saudaranya ke Polrestabes Surabaya.

Atas dakwaan jaksa ini, ke 4 terdakwa melalui penasehat hukumnya Erles Rareral mengajukan eksepsi lantaran Evy bukanlah anak dari Adi Tanumulia dan Jani Limawan, karena merupakan warga Negara Belanda.

Atas eksepsi penasehat hukum terdakwa ini, majelis hakim yang diketuai Pujo Saksono akan membacakan putusan Sela pada persidangan minggu depan. (end)





Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062