Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
Diduga Korsleting Listrik Ruko Dalam Pasar Ludoyo Terbakar
Sebuah Rumah di Ketintang Ambruk, Dua Penghuni Tewas
Benarkah Virus Corona Bisa Menular Lewat Donor Darah?
Penelitian IPB dan UI tentang Antivirus Corona, Semoga Bermanfaat
Sepak Terjang Kader Posyandu Perangi Covid-19
Pembatasan Aktivitas Sosial Akibatkan Rumah Pijat Tunanetra Terancam Gulung Tikar
Tergugah Membantu Para Medis Covid-19, Perajin Busana Beralih Produksi APK
Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Begini Penerapan Protokal Pencegahan Covid-19 Ala Panti Asuhan Asy Syarifah Putri
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Lapas Tulungagung Bebaskan Ratusan Narapidana
Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan
Pasokan Darah Berkurang, PMI Gelar Donor Darah di Mapolres Lumajang
Walikota Bongkar Warung Untuk Penataan Kawasan Sumber Umis
Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat



Sorot
Baru Dibangun 2 Bulan, Jalan di Nganjuk Sudah Rusak
Rabu, 22-01-2020 | 12:07 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com  Kwalitas pekerjaan proyek yang buruk masih terus terjadi di Kabupaten Nganjuk. Diantaranya proyek pekerjaan jalan dan drainase yang tidak sesuai spek, dan diduga sengaja dikurangi item pekerjaannya. Akibatnya jalan belum satu tahun dibangun sudah rusak.
Kwalitas pekerjaan proyek yang buruk itu membuat geram anggota DPRD dari komisi C saat sidak. Diantaranya proyek drainase sepaket dengan perbaikan jalan di Jalur Baron menuju Gareman dengan anggaran dana APBD sebesar 1 miliar lebih. Proyek itu dikerjakan oleh CV sinar jaya asal Nganjuk. Dalam sidak kali itu, DPRD menemukan drainase yang dipasang tidak dilengkapi dengan penutup, sehingga dibiarkan terbuka.

Sementara proyek yang dibangun asal-asalan juga ditemukan pada proyek pekerjaan jalan poros di Desa Sawahan menuju Desa Sumbersono Kecamatan Lengkong.

Jalan yang baru dibangun tahun 2019, baru seminggu diserahkan ke pemerintah oleh CV Anugrah Multi Kreasi selaku kontraktor asal Nganjuk. Namun jalan sudah rusak dan hancur, dengan 4 titik kerusakan di sepanjang jalan.

Fauzi Irwana Wakil Ketua Komisi C DPRD Nganjuk menilai, ada kesengajaan dari kontraktor nakal untuk mengurangi spek. Yaitu mengurangi volume ketebalan aspal sehingga aspal terlalu tipis dan gampang rusak.

Serta dari kedua proyek baik dari CV Sinar Jaya serta CV Anugrah Multi Kreasi tidak memasang papan nama proyek sehingga dicurigai adanya kejanggalan dalam pekerjaannya.

"Kami meminta agar para kontraktor bisa bekerja dengan baik, sesuai dengan spesifikasi yang ada," kata Fauzi Irwana. (pul)


Berita Terkait

Sorot
Pelengsangan Jalan Raya Poros Desa Ranuyoso Ambrol
25-03-2020 | 14:18 wib

Peristiwa
Warga Sukarela Tambal Jalan Pantura Berlubang
14-03-2020 | 00:05 wib

Peristiwa
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Rusak Parah, Hambat Aktifit...selanjutnya
06-03-2020 | 22:10 wib

Metropolis
Kesal Dengan Jalan Berlubang, Warga Tanami Pohon Pisang
02-03-2020 | 16:06 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062