Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga
Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor
Gara-Gara Uang 10 Juta, Pengacara Diadili
Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Pelatihan di Surabaya, Petugas Medis Positif Covid-19
Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Ditlantas Polda Jatim Laksanakan Ops Keselamatn Semeru Gantikan Ops Simpati
Kasus Positif Covid 19 di Jatim Menjadi 189 Orang
11 Hari Diisolasi, PDP Covid-19 di Tuban Meninggal Dunia
Jaksa Lawan Vonis Bebas Amblesnya Jalan Gubeng
Akibat Wabah Covid-19, Pilkada 2020 di Kabupaten Sumenep Terpaksa Ditunda
DPRD Beri Bantuan APD Untuk Tenaga Medis RSUD dr Soeroto
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai Terbakar
Wabup: Proyek Jembatan Gempol Jadi Catatan Buruk Dinas PUPR dan Rekanan
Pengadilan Agama Bojonegoro Batasi Pelayanan dan Penyelesaian Perkara



Peristiwa
Menunggu Tersangka Dugaan Korupsi Desa Baleasri
Kamis, 23-01-2020 | 13:31 wib
Reporter : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com  Kejaksaan Negeri Magetan, masih melakukan pemeriksaan berkas hasil penggeledahan dari kantor desa baleasri beberapa waktu lalu. Tim penyidik juga masih memeriksa sejumlah saksi dari luar perangkat desa, sebelum ada penetapan tersangka.
Pasca penggeledahan di Kantor Desa Baleasri Kecamatan Ngariboyo, beberapa waktu lalu Kejaksaan Negeri Magetan, masih belum menetapkan tersangka dugaan kasus korupsi Desa Baleasri.

Kasi Pidsus Kejari Magetan, Agus Zaeni, mengatakan, selain pemeriksaan berkas, tim penyidik juga memeriksa sejumlah saksi. "Minggu ini saksi didatangkan dari perangkat desa setempat," ujarnya.

Dijadwalkan pekan depan tim penyidik masih akan memanggil sejumlah saksi dari luar desa. Seperti pemilik toko bangunan, ini berkaitan dengan adanya penyitaan stempel dan kwitansi yang diduga palsu.

Pasca pemeriksaan rampung, tim penyidik Kejaksaan Negeri Magetan, akan menetapkan tersangka dari dugaan kasus korupsi keuangan desa pada anggaran 2017 dan 2018 tersebut.

Diketahui sebelumnya, selain melakukan penggeledahan dan menyita sejumlah berkas di Desa Baleasri, tim penyidik juga menyegel dua lokasi bangunan fisik, yaitu kamar mandi di kantor desa, dan lokasi pembangunan talud, yang diduga terjadi penyimpangan. (yos)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062