Gedung DPRD Jatim Diusulkan Menjadi Rumah Sakit Darurat Khusus Pasien Covid-19
Pembagian Makan Gratis Abaikan Physical Distancing
Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga
Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor
Gara-Gara Uang 10 Juta, Pengacara Diadili
Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Pelatihan di Surabaya, Petugas Medis Positif Covid-19
Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Ditlantas Polda Jatim Laksanakan Ops Keselamatn Semeru Gantikan Ops Simpati
Kasus Positif Covid 19 di Jatim Menjadi 189 Orang
11 Hari Diisolasi, PDP Covid-19 di Tuban Meninggal Dunia
Jaksa Lawan Vonis Bebas Amblesnya Jalan Gubeng
Akibat Wabah Covid-19, Pilkada 2020 di Kabupaten Sumenep Terpaksa Ditunda
DPRD Beri Bantuan APD Untuk Tenaga Medis RSUD dr Soeroto
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai Terbakar



Sorot
Sepanjang 282 Km Jalan di Kabupaten Ngawi Rusak Parah
Jum'at, 24-01-2020 | 13:00 wib
Reporter : Ito Wahyu
Seperti inilah salah satu kondisi jalan yang rusak di Kabupaten Ngawi. Foto: Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com  Ratusan kilometer jalan Kabupaten Ngawi kondisinya rusak parah. Bahkan berdasar pengakuan warga sekitar akibat kerusakan jalan ini tak jarang pengguna jalan yang jatuh.
Seperti salah satu kondisi jalan yang rusak di Kabupaten Ngawi, jalan penghubung antara Padas dan Tambakromo ini kondisinya rusak parah. Terlebih di sekitar lokasi tersebut juga sangat minim lampu penerangan.

Salah satu warga sekitar, Hartoyo mengaku, kondisi jalan rusak ini sudah terjadi sejak tahun 2011 lalu. Meski sempat dilakukan perbaikan namun masih belum maksimal. "Tidak jarang pengguna jalan yang melintas terjatuh akibat jalan rusak ini," ujar Hartoyo.

Ia berharap agar pemerintah Kabupaten Ngawi untuk segera melakukan perbaikan, mengingat jalan tersebut akses utama warga untuk menuju wilayah perkotaan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Ngawi, Sadli, menjelaskan, dari total panjang jalan kabupaten 744 km, 62,01 persen atau 461 km dalam kondisi baik.

"Sedangkan sisanya yakni 37,99 persen atau 282 km kondisinya rusak. Pada tahun 2020 ini kita telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 70 miliar untuk perbaikan," kata Sadli.

Perbaikan tersebut meliputi 15 paket peningkatan jalan dengan panjang mencapai 32 km. "Dan saat ini 10 paket diantaranya termasuk penghubung jalan Padas dan Tambakromo sudah masuk dalam tahap lelang," imbuhnya.

Sadli menambahkan, rusaknya jalan kabupaten terutama yang penghubung antar desa ini dikarenakan kondisi tanah labil. "Terutama di area dekat persawahan serta kendaraan over tonase melintas di jalan tersebut," tutup Sadli. (yos)


Berita Terkait

Sorot
Pelengsangan Jalan Raya Poros Desa Ranuyoso Ambrol
25-03-2020 | 14:18 wib

Peristiwa
Warga Sukarela Tambal Jalan Pantura Berlubang
14-03-2020 | 00:05 wib

Peristiwa
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Rusak Parah, Hambat Aktifit...selanjutnya
06-03-2020 | 22:10 wib

Metropolis
Kesal Dengan Jalan Berlubang, Warga Tanami Pohon Pisang
02-03-2020 | 16:06 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062