Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Tepi Pantai Tuban
DKPP Pecat Angota KPU Surabaya Kholid Asyadulloh
Bupati Lumajang Kembali Cekcok Dengan Pengawas PT Luis
Dasar Bejat ! Kakek 68 Tahun di Blitar Cabuli Balita 4 Tahun
8 Pelaku Pemerkosa Janda Muda di Kokop Bangkalan Akhirnya Dibekuk
Interpelasi Dinilai Sangat Prematur dan Bukan Kewenangan Komisi C
Sekolah Mulai Sosialisasikan Pembelajaran Daring Untuk Siswa Baru
Timbul Kritikan, Program Kartu Prakerja di Jatim Dihentikan
RDP Soal Program BPNT Memanas
Pemkab Bojonegoro Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih Atasi Dampak Kekeringan
Harga Hewan Kurban Naik Jelang Idul Adha
Ratusan Warga Gelar Aksi Protes Pembangunan Double Track Tanpa Underpass
Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal



Peristiwa
Hina dan Ajak Duel Polisi, Pemuda Kota Blitar Ditangkap
Selasa, 28-01-2020 | 19:20 wib
Reporter : Mohammad Imron Danu
Blitar pojokpitu.com  Lantaran sakit hati, seorang pemuda di Kabupaten Blitar menghina polisi dengan kata-kata yang tak sepantasnya dan diunggah di media sosial. Bahkan pelaku juga mengajak polisi duel, jika tidak terima dengan postingannya di media sosial.
TGP, warga Desa Binangun Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar, langsung digelandang petugas Satreskrim Polres Blitar. Pemuda (25) ini ditangkap petugas, karena menghina polisi dengan kata-kata binatang, yang diunggahnya di media sosial jejaring facebook, dengan akun Diaz Diaz.

Pelaku juga mengajak duel polisi, jika tidak terima dengan postingannya di media sosial. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan handphone yang digunakan untuk memposting hinaannya di media sosial.

Di hadapan petugas, pelaku hanya menunduk dan diam saat ditanya. Ia menolak menjawab pertanyaan awak media, terkait alasan menghina dan mengajak duel polisi.

Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto mengatakan, pelaku membuat akun palsu bernama Diaz Diaz yang dipasangi foto temannya. Tidak hanya menghina polisi, pelaku juga sengaja mengunggah foto-foto porno, karena hanya ingin mencari perhatian.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 51 Junto 35 UU RI nomor 11 tahun 2018 tentang ITE dengan ancaman 12 tahun penjara. Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan psikolog, untuk mengetahui kejiwaan tersangka.(end)






Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062