Tabrak Jembatan, Suzuki Ertiga Nyaris Terjun Dari Flyover Gubeng
Begini Cerita Janda 2 Anak Yang Tinggal di Bekas Kandang Ayam
Laka Lantas Operasi Patuh Semeru Meningkat
Jatim Belum Layak Lakukan Sekolah Tatap Muka
Pertumbuhan Ekonomi Minus, Kemenhub Beri Konsesi Terminal Logistik
Akademisi Arsitektur : Warna Biru Alun-Alun Magetan Bagian Dari Simbol Kekuasaan
Pasangan OK Segera Deklarasi Parpol Pengusung
Unik, UWK Malang Gelar Wisuda Secara Drive Thrue
Meski Harga Gabah Naik, Petani Tak Jual Semua Hasil Panennya
Mendagri Bilang Ada Kepala Daerah Yang Tidak Serius Tangani Covid-19



Hukum
Bikin Jebakan Tikus Listrik Yang Tewaskan Tetangga, Yusuf Jadi Tersangka
Jum'at, 31-01-2020 | 07:01 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com  Menindaklanjuti kasus jebakan tikus listrik, yang menewaskan seorang warga, satuan Reserse Polres Ngawi menetapkan pemilik lahan sebagai tersangka. Tindakan itu karena dinilai melakukan kelalaian, sehingga menyebabkan kematian orang lain.
Tersangka Yusup Asngari, (30) seorang petani asal Budug Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi, ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pemasangan jebakan tikus dari kawat beraliran listrik. Tak hanya membunuh tikus, jebakan tikus listrik juga mengakibatkan hilangnya nyawa manusia. 

Kejadian pada tanggal 7 Januari 2020 lalu, saat seorang nenek tewas tersengat aliran listrik, karena menyentuh kawat jebakan tikus yang dipasang Yusup Asngari. Kawat itu mengelilingi sawahnya di Desa Pangkur Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi. Namun hingga saat ini, identitas nenek, yang diperkirakan berumur 70 tahun tersebut, masih belum diketahui.

Yusup Asngari mengaku memasang jebakan tikus listrik, sejak bulan Desember, karena jengkel dengan serangan hama tikus. "Saya tahu dilarang, tapi tetap memasangnya, karena upaya lain telah gagal," kata Yusup Asngari.

Sementara itu menurut AKBP Dicky Ario Yustisianto, Kapolres Ngawi, penetapan tersangka dalam kasus tewasnya warga karena jebakan tikus listrik, merupakan pertamakalinya oleh Polres Ngawi. Pada tahun 2019 terdapat 10 orang tewas dan pada 2020 sudah 2 orang tewas. Dari berbagai kejadian tragis tersebut, yang sering menjadi korbannya justru keluarga petani sendiri.

"Atas perbuatan itu, Yusup Asngari dijerat dengan Pasal 359 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun atau kurungan paling lama 1 tahun," kata AKBP Dicky Ario Yustisianto. (pul)


Berita Terkait

Metropolis
Antisipasi Serangan Hama Tikus Petani Nekat Pasang Setrum Li...selanjutnya
16-02-2020 | 03:10 wib

Peristiwa
Basmi Hama Tikus, Petani Ngawi Gunakan Burung Hantu
08-02-2020 | 08:12 wib

Peristiwa
Cegah Serangan Tikus, Petani Pagari Sawah dengan Galvalum
31-01-2020 | 20:10 wib

Hukum
Bikin Jebakan Tikus Listrik Yang Tewaskan Tetangga, Yusuf Ja...selanjutnya
31-01-2020 | 07:01 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062