Rawan Terpapar Covid 19, Reni Astuti Minta Guru WFH
Masih Ada Tahapan Lain, Yang Lulus SBMPTN Belum Tentu Diterima
Dik Doank Buka Suara Soal Lahan Kandank Jurank Digugat
Peringati Hut RI, Ibu-Ibu Berebut Sembako Gratis
Pasca Puluhan Tahun Mangkrak, Machfud Arifin Pelopori Hidupnya Langgar Gipoo
ODGJ Binaan Dinsos Ikuti Lomba Kemerdekaan Agustusan
Peringati Hari Kemerdekaan, Polisi Pakai Baju Pejuang
Belum Ada Renegosiasi Kontrak Persebaya dengan David Da Silva
Judi Dadu Digerbek, Dua Kakek Diamankan Polisi
Wisuda Drive Thru IAIN Jember, Wisudawan Naik Becak
Kericuhan Warnai Rencana Pembukaan Gembok Titd Kwan Sing Bio Tuban
Budidaya Tanaman Porang Lebih Ekonomis dan Menguntungkan
Jumlah Perawat Meninggal Dunia Akibat Corona Bertambah Menjadi 21 Orang
Upacara Akan Dibatasi, Baik Pasukan, Pengibar Bendera dan Undangan
Upacara Harjakasi ke-202 Situbondo Dilakukan Secara Virtual



Pendidikan
Pemprov Jatim Perluas Subsidi Pendidikan Tistas
Sabtu, 01-02-2020 | 01:15 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com  Program Subsidi Pendidikan Gratis Berkualitas (Tistas), akan terus dilanjutkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bahkan di tahun 2020 ini, jangkauan program akan diperluas ke Madrasah Aliyah Negeri dan swasta.
Perluasan jangkauan subsidi pendidikan gratis berkualitas, tistas, disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, saat menutup lomba kompetensi siswa, LKS SMK, di Tulungagung. "Jika tahun 2019 lalu, program tistas hanya menjangkau SMA dan SMK, maka di tahun ini Madrasah Aliyah baik negeri maupun swasta, juga akan mendapatkan biaya penunjang operasional penyelenggaraan pendidikan, BPOPP tistas," kata Emil Dardak.

Perluasan dinilai penting, sebab di Jawa Timur tedapat ribuan pelajar yang bersekolah di Madrasah Aliyah. "Program tistas selama ini dinilai cukup berhasil, dalam membantu masyarakat mengakses pendidikan tingkat SLTA," imbuhnya.

Sedangkan untuk pemerataan kualitas pendidikan, Pemprov Jatim juga mulai menerapkan sekolah pengampu. Dimana sekolah pengampu ini, bertugas untuk berbagi sarana dan prasana dengan sekolah lain di sekitarnya, yang belum memiliki fasilitas tersebut. "Dengan sistem ini diharapkan kualitas pendidikan akan lebih merata," tutur Wakil Gubernur.

Sementara itu, untuk mendorong lulusan SMK berwirausaha, Pemprov Jatim juga akan menerapkan program teaching factory.  Dengan program tersebut, alumni SMK yang merintis usaha, bisa memanfaatkan fasilitas atau peralatan di sekolah mereka selama 1 tahun. (yos)


Berita Terkait

Malang Raya
Antisipasi Covid 19, Wagub Jatim Kunjungi Terminal Batu
17-03-2020 | 17:01 wib

Metropolis
Runner Up Indonesia Idol Bertemu Wakil Gubernur
06-03-2020 | 12:00 wib

Pilkada
Beberapa Daerah Akan Kosong Karena Kepala Daerahnya Maju Pil...selanjutnya
06-03-2020 | 08:10 wib

Pendidikan
Pemprov Jatim Perluas Subsidi Pendidikan Tistas
01-02-2020 | 01:15 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062