Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test



Peristiwa
Tujuh WNI dari Hubei Tidak Bisa Kembali ke Indonesia
Minggu, 02-02-2020 | 17:17 wib
Reporter :
Foto Istimewa
Jakarta pojokpitu.com  Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengungkapkan ada tujuh warga negara Indonesia (WNI) yang tidak bisa pulang ke Tanah Air. Dengan begitu, dari total 245 WNI yang rencana dipulangkan, kini 238 orang yang berhasil diangkut ke Indonesia.
"Dari 245 orang disampaikan Menkes bahwa empat WNI tidak bersedia pulang, tiga WNI tidak lolos screening oleh Pemerintah Tiongkok," kata Fadjroel dalam keterangan yang diterima, Minggu (2/2).

Fadjroel mengatakan, pesawat evakuasi itu kini sudah tiba di Indonesia. Para WNI akan menjalani proses karantina di Natuna.

"Setelah tiba di tanah air, sesuai pernyataan Menlu, Menkes, Panglima TNI, maka 238 WNI tersebut akan menjalani transit observasi di pangkalan militer TNI di Natuna yang memiliki fasilitas lengkap rumah sakit yang dikelola tim dokter dari tiga matra yaitu AD, AU, AL," kata dia.

Lebih lanjut, kata Fadjroel, semua WNI yang dijemput dalam evakuasi kemanusiaan ini dinyatakan sehat melalui prosedur kesehatan sesuai standar World Health Organization.

Pemerintah menjalankan semua proses evakuasi kemanusiaan dan transit observasi ini berdasarkan Inpres Nomor 4 Tahun 2019 di bawah koordinasi dua menteri yakni, Menko Polhukam dan Menko PMK.

"Sekali lagi, marilah kita bergotong royong, bahu-membahu menghadapi dan melewati masa-masa sulit ini demi nilai perikemanusiaan yang melekat dalam diri kita semua. Selamat kembali ke tanah air tercinta, Indonesia," jelas dia. (tan/jpnn/pul)




Berita Terkait

Covid-19
21 Pasien Covid 19 Asal Lumajang Dinyatakan Sembuh
30-05-2020 | 16:21 wib

Covid-19
Data Hari Ini Pasien Covid 19 Bertambah 557 Orang
30-05-2020 | 16:04 wib

Covid-19
Kasus Covid 19 di Jatim Capai 4.409 Orang
30-05-2020 | 13:03 wib

Teknologi
Ciptakan Gelang Corona Untuk Pasien Covid-19 yang Bandel
29-05-2020 | 05:10 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062