Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
Diduga Korsleting Listrik Ruko Dalam Pasar Ludoyo Terbakar
Sebuah Rumah di Ketintang Ambruk, Dua Penghuni Tewas
Benarkah Virus Corona Bisa Menular Lewat Donor Darah?
Penelitian IPB dan UI tentang Antivirus Corona, Semoga Bermanfaat
Sepak Terjang Kader Posyandu Perangi Covid-19
Pembatasan Aktivitas Sosial Akibatkan Rumah Pijat Tunanetra Terancam Gulung Tikar
Tergugah Membantu Para Medis Covid-19, Perajin Busana Beralih Produksi APK
Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Begini Penerapan Protokal Pencegahan Covid-19 Ala Panti Asuhan Asy Syarifah Putri
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Lapas Tulungagung Bebaskan Ratusan Narapidana
Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan
Pasokan Darah Berkurang, PMI Gelar Donor Darah di Mapolres Lumajang



Metropolis
Bupati Natuna Bantah Eksodus Warganya
Selasa, 04-02-2020 | 18:30 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com  Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, bantah adanya isu warganya yang pergi meninggalkan daerahnya atau eksodus terkait penolakan terhadap keputusan pemerintah yang menjadikan Natuna sebagai lokasi karantina evakuasi WNI dari Wuhan China.
Hal itu dikatakan Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal usai bertemu Menkopolhukam Mahfud MD di kantor Kemenkopolhukam, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa siang tadi.

"Kepergian warga Natuna bukan merupakan eksodus melainkan untuk tujuan lain seperti pulang kampung dan berkebun," kata Abdul Hamid Rizal, Bupati Natuna.

Ia juga menegaskan saat ini proses belajar mengajar sudah kembali normal setelah sebelumnya diliburkan dalam rangka antisipasi terhadap penyebaran virus corona.

Berbagai langkah antisipasi pun saat ini sudah dilakukan dengan membangun posko kesehatan di setiap Puskesmas yang ada di Natuna guna melayani keluhan kesehatan masyarakat.(end)