Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga
Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor
Gara-Gara Uang 10 Juta, Pengacara Diadili
Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Pelatihan di Surabaya, Petugas Medis Positif Covid-19
Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Ditlantas Polda Jatim Laksanakan Ops Keselamatn Semeru Gantikan Ops Simpati
Kasus Positif Covid 19 di Jatim Menjadi 189 Orang
11 Hari Diisolasi, PDP Covid-19 di Tuban Meninggal Dunia
Jaksa Lawan Vonis Bebas Amblesnya Jalan Gubeng
Akibat Wabah Covid-19, Pilkada 2020 di Kabupaten Sumenep Terpaksa Ditunda
DPRD Beri Bantuan APD Untuk Tenaga Medis RSUD dr Soeroto
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai Terbakar
Wabup: Proyek Jembatan Gempol Jadi Catatan Buruk Dinas PUPR dan Rekanan
Pengadilan Agama Bojonegoro Batasi Pelayanan dan Penyelesaian Perkara



Peristiwa
Aspal Jembatan Branjangan Rusak
Kamis, 06-02-2020 | 16:20 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Madiun pojokpitu.com  Kerusakan aspal jembatan branjangan penghubung Kota Madiun dan Kabupaten Madiun, semakin parah. Warga meminta pemerintah, untuk segera melakukan perbaikan. Meskipun status kepemilikan jembatan belum jelas, Pemkot Madiun akan melakukan perbaikan.
Banyak pengguna jalan, mengeluhkan kerusakan aspal, di jembatan branjangan masuk wilayah Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo Kota Madiun.

Aspal yang menghubungkan jalan arteri, antara Kota Madiun dan Kabupaten Madiun tersebut, banyak mengelupas, sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya kendaraan roda 2 dan kendaraan roda 3.

Aminudin, warga kelurahan Manguharjo Kidul, menjelaskan, Sebagian aspal di jembatan sepanjang 150 meter itu, juga bergelombang, karena sudah lama tidak diperbaiki. Kondisi aspal di jembatan yang dibangun pada tahun 1992, banyak dikeluhkan pengguna jalan.

Status kepemilikan Jembatan Branjangan saat ini masih belum jelas, karena pemerintah pusat, Pemprov Jatim dan Pemkab Madiun, tidak mengakuinya. Berkaitan dengan kondisi tersebut, Pemkot Madiun, berencana untuk mengambil alih status jembatan branjangan. "Untuk jangka pendek, Pemkot Madiun berencana melakukan perbaikan, dengan berkoordinasi dengan instansi lain," jelas Maidi, Walikota Madiun.

Dari informasi Pemkot Madiun, konstruksi  jembatan branjangan secara keseluruahan masih bagus. Jembatan tersebut, didesain dan dibangun, mampu  bertahan 50 tahun. Dengan umur 29 tahun,  jembatan branjangan  masih layak digunakan selama 21 tahun lagi. (yos)


Berita Terkait

Sorot
Pelengsangan Jalan Raya Poros Desa Ranuyoso Ambrol
25-03-2020 | 14:18 wib

Peristiwa
Warga Sukarela Tambal Jalan Pantura Berlubang
14-03-2020 | 00:05 wib

Peristiwa
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Rusak Parah, Hambat Aktifit...selanjutnya
06-03-2020 | 22:10 wib

Metropolis
Kesal Dengan Jalan Berlubang, Warga Tanami Pohon Pisang
02-03-2020 | 16:06 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062