Metropolis
Tiga Warga Mojokerto Jalan Kaki ke Jakarta Minta Penambangan di Desanya Dihentikan
Kamis, 06-02-2020 | 18:33 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com  Lantaran dapat ancaman menolak penambagan di Kabupaten Mojekerto, 3 warga asal Mojokerto, Jawa Timur melakukan aksi jalan kaki menuju istana negara Jakarta.
Aksinya ini dilakukan agar bisa bertemu Presiden Joko Widodo untuk meminta perlindungan. Ketiganya berharap aksi ini bisa menjadi perhatian Jokowi dan mau menghentikan aktifitas tambang  batu andesit atau tambang pasir batu di desanya.
 
Warga tersebut adalah Ahmad Yani, Sugiantoro (31), dan Heru Prasetiyo (24). Ketiganya Mengatakan, mewakili seluruh masyarakat yang ada di Desa Lebak Jabung, Kecamatan, Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
 
Selama 12 hari, ketiganya berjalan dari Mojokerto ke Jakarta dan hari ini sampai di depan istana negara Jakarta. "Kami menyampaikan surat kepada Presiden Joko Widodo, untuk memperjuangkan kelestarian alam hutan lindung, cagar budaya, situs religi dan area pertanian dan sungai lantaran tanah kelahirannya saat ini menjadi lokasi tambang batu yang merusak lingkungan," ujar Ahmad Yani.
 
Yani berharap perjuangannya berjalan kaki bersama kedua rekannya membuahkan hasil. Ia mengakusudah melaporkan penambangan tersebut kepada desa, kecamatan, hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, namun hingga kini belum ada penyelesaian. (yos)


Berita Terkait

Metropolis
Dua Tambang Sirtu Illegal Ditutup Paksa Polda Jatim
16-03-2020 | 18:27 wib

Metropolis
Tolak Tambang Pasir Ilegal, 12 Warga Desa Barurejo Dapat Int...selanjutnya
10-03-2020 | 18:23 wib

Peristiwa
Polisi Akan Usut Dugaan Penggelapan Pajak Pasir dan Penampun...selanjutnya
10-03-2020 | 16:40 wib

Peristiwa
Komisi C DPRD Lumajang Minta Stoc File Ilegal Ditindak
10-03-2020 | 16:23 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062