Warga Ngawi Sukses Kembangkan Kerupuk Kopi
Ormas Kepemudaan Bagikan Nasi Bungkus dan Masker di Hari Sumpah Pemuda
Viral, Pengajian Yang Memojokan Dua Pasangan Calon Bupati Sidoarjo
Dinkes Ponorogo Lakukan Tracking ke Seluruh Pegawai PLN
Merasa Dicemarkan Nama Baik, Warga Ponorogo Lapor ke Polisi
Gelapkan Aset Desa, Mantan Kades Ditahan
Dump Truk Terperosok Saat Uji Coba Jembatan Tlaji
Pejuang Kemanusiaan Peringati Maulid Nabi Dengan Protokol Kesehatan
Viral Balap Truk di Wisata Pantai Tuban, Bahayakan Wisatawan
8 Pengacara Dampingi Sugi Nur Untuk Penangguhan Penahanan
Diguyur Hujan Deras Semalam, Sejumlah Rumah di Pacitan Tertimpa Longsor
Dewan Soroti Rusun Pandugo, Pemberian Kunci Dipolitisir
Warga Menolak Janazah Cucu Pengikut Aliran Syiah Dikubur di Desanya
Libur Panjang, KAI Prediksi Terjadi Kenaikan Penumpang 15 Persen
Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk



Mataraman
Dampak Virus Corona, PJTKI Kurangi Pengiriman BMI
Selasa, 11-02-2020 | 05:22 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com  Adanya virus corona membuat para PJTKI di Ponorogo mengurangi atau bahkan menghentikan pengiriman Buruh Migran Indonesia (BMI) ke sejumlah negara. Hal ini dipicu karena bertambahnya biaya hidup, sehingga para majikan menengah ke bawah masih enggan memerlukan pembantu rumah tangga.
Salah satu PJTKI di Ponorogo yang terkena dampak adanya virus corona ialah PJTKI, Tulus Widodo Putra beralamat Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, Ponorogo.

PJTKI ini mengaku, sejauh ini ada pengurangan pengiriman Buruh Migran Indonesia (BMI) asal Ponorogo ke beberapa negara seperti Hongkong dan Taiwan. "Pengurangan ini, akibat maraknya virus corona, sehingga membuat biaya hidup di 2 negara tersebut cukup tinggi," kata Joko Purnomo, Direktur Operasional PT Tulus Widodo Putra.

"Banyak para majikan di 2 negara ini, terutama di kalangan menengah ke bawah masih enggan menerima buruh Indonesia. Hal ini karena para majikan masih mencukupi kehidupannya sendiri. Di samping itu, kebutuhan pokok di sana merangkak naik, bahkan stoknya selalu habis banyak ditimbun oleh warga sana," terangnya lagi.

Sementara perlu diketahui, berdasarkan surat edaran dari Kementrian Ketenagakerjaan ke para PJTKI untuk sementara menghentikan penempatan buruh migran ke daratan Tiongkok. Selain itu, juga diharapkan mengurangi pengiriman BMI di 2 negara yakni Hongkong dan Taiwan.(end)


Berita Terkait

Peristiwa
21 PJTKI Bermasalah Dicoret Kemenaker
25-01-2017 | 18:40 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062