Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
Diduga Korsleting Listrik Ruko Dalam Pasar Ludoyo Terbakar
Sebuah Rumah di Ketintang Ambruk, Dua Penghuni Tewas
Benarkah Virus Corona Bisa Menular Lewat Donor Darah?
Penelitian IPB dan UI tentang Antivirus Corona, Semoga Bermanfaat
Sepak Terjang Kader Posyandu Perangi Covid-19
Pembatasan Aktivitas Sosial Akibatkan Rumah Pijat Tunanetra Terancam Gulung Tikar
Tergugah Membantu Para Medis Covid-19, Perajin Busana Beralih Produksi APK
Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Begini Penerapan Protokal Pencegahan Covid-19 Ala Panti Asuhan Asy Syarifah Putri
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Lapas Tulungagung Bebaskan Ratusan Narapidana
Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan
Pasokan Darah Berkurang, PMI Gelar Donor Darah di Mapolres Lumajang



Politik
Mau iPhone 11? Yuk, Ikut Sayembara Berburu Nurhadi & Harun Masiku
Minggu, 16-02-2020 | 16:02 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com  Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyiapkan hadiah berupa iPhone 11 bagi masyarakat yang bisa memberikan informasi tentang keberadaan Harun Masiku dan Nurhadi. Kedua tersangka kasus suap itu masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Harun Masiku merupakan politikus PDI Perjuangan yang menjadi tersangka pemberi suap kepada mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Adapun Nurhadi merupakan mantan sekretaris Mahkamah Agung (MA) yang menjadi tersangka suap dan gratifikasi penanganan perkara.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, KPK telah memasukkan Harun dan Nurhadi ke dalam DPO. Namun kedua buronan itu belum ditemukan.

Boyamin menjelaskan, informasi tentang Harun dan Nurhadi bisa diberikan langsung kepada KPK atau kepolisian setempat. Selain, MAKI juga membuka hotline di nomor 081218637589.

"MAKI akan memberikan hadiah handphone iPhone 11 bagi siapa pun yang mampu memberikan informasi keberadaan Harun Masiku atau Nurhadi, sehingga informasi tersebut dapat digunakan KPK menangkap keduanya," kata Boyamin, Minggu (16/2).

Boyamin menambahkan, hadiah berupa dua unit iPhone 11 berlaku masing-masing untuk informasi ihwal keberadaan Harun dan Nurhadi hingga kedua buronan tersebut bisa tertangkap KPK. "Termasuk informasi yang berasal dari aparat penegak hukum dan wartawan," ungkapnya.

MAKI pernah melakukan sayembara berhadiah Rp 10 juta untuk informasi keberadaan mantan Ketua DPR Setya Novanto pada  16 November 2017. Namun, pemenang sayembara itu justru menolak hadiah dari MAKI.

"Berhubung informannya tidak bersedia menerima hadiah, maka uang Rp 10 juta telah diserahkan kepada yayasan yatim piatu," pungkas Boyamin.(boy/jpnn/yos)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062