Meninggal Di RS Covid , Keluarga Tolak Dimandikan
Terjatuh Hindari Jalan Berkubang, Pegoes Asal Surabaya Tewas Terlindas Truk Tronton
Habaib-Ulama dan Tokoh Madura Tolak RUU HIP
Persentase Pasien Covid-19 Meninggal di Jatim Melebihi Luar Negeri
Taman Wisata Ngawi Mulai Ramai Pengunjung
Begini Tantangan Peternak Sapi di Tengah Pandemi Covid-19
Pemkab Magetan Gratiskan Rapid Test Bagi Pelajar, Mahasiswa, ASN dan Ibu Hamil
Pipa Gas Lapindo Bocor Resahkan Warga
Perawat Meninggal Akibat Covid 19 Menjadi 12
Sekolah di Tuban Ini Gratiskan Biaya Siswa Baru Selama Setahun
Kabar Gembira, 135 Pasien Covid 19 Kabupaten Mojokerto Sembuh
Ada Lagi Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup
Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
KPU Malang Akhiri Verfikasi Paslon Perseorangan Dan Sarankan Kampanye Secara Virtual
Tim Kemensos Beri Pendampingan Hukum Kepada Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun



Sorot
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Swayada Cor Jalan Pantura yang Rusak
Sabtu, 29-02-2020 | 01:21 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Karena tak kunjung diperbaiki, warga secara swadaya bergotong royong memperbaiki jalan ini dengan cara dicor. Foto Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com  Jalan di jalur nasional pantura di wilayah Kabupaten Tuban, mengalami kerusakan cukup parah. Aspal jalan berlubang hingga kedalaman sepuluh centimeter, seringkali membuat pengguna jalan terjatuh.
Lubang bertebaran menghias aspal jalan yang menjadi penghubung wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah ini. Titik kerusakan salah satunya berada di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban.
 
Jalan yang berlubang hingga kedalam 10 centimeter, sering kali menjadi penyebab kecelakaan, bahkan hingga menimbulkan korban jiwa. Terkait hal ini, warga Kelurahan Karangsari, secara swadaya membeli material untuk memperbaiki jalan.
 
Menurut Lutfi, pengguna jalan, dengan peralatan seadanya, warga secara gotong royong memperbaiki jalan dengan cara dicor. Satu persatu jalan berlubang di sepanjang Jalan Panglima Sudirman Tuban, ditutup cor, agar tidak membahayakan pengguna jalan.
 
Atas kegiatan sosial ini, pengguna jalan menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah memperbaiki jalan. Selain itu, para pengguna jalan juga berharap pihak terkait segera memperbaiki kerusakan jalan di jalur pantura Tuban, yang kondisinya semakin parah.
 
Menurut warga Karangsari, kegiatan pengecoran secara swadaya ini sengaja dilakukan warga, lantaran lubang jalan di wilayah setempat, kerap menyebabkan kecelakaan. Sementara, pihak terkait hingga kini belum kunjung memperbaikinya. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat meminimalisir kecelakaan dan membantu kenyamanan pengguna jalan.
 
Data dari Satlantas Polres Tuban, angka kecelakaan selama bulan Januari hingga Februari tahun 2020, tercatat sebanyak 160 kasus. Dengan jumlah korban meninggal dunia 22 orang, luka berat 7 orang, dan luka ringan 238 orang. Tingginya angka kecelakaan ini, salah satunya akibat kerusakan jalan. (pul)


Berita Terkait

Malang Raya
Jalan Berlubang Kerap Timbulkan Kecelakaan di Madyopuro
25-06-2020 | 02:27 wib

Peristiwa
Tak Kunjungi Diperbaiki, Warga Pamekasan Tanami Jalan Rusak ...selanjutnya
10-06-2020 | 16:27 wib

Sorot
Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembata...selanjutnya
04-04-2020 | 04:07 wib

Sorot
Pelengsangan Jalan Raya Poros Desa Ranuyoso Ambrol
25-03-2020 | 14:18 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062