Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test



Pantura
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Rusak Parah, Hambat Aktifitas Warga
Jum'at, 06-03-2020 | 22:10 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Kerusakan jalan cukup parah ini terpantau di dua titik, yang menghubungkan Kecamatan Kepohbaru, Sumberrejo dan Kedungadem. Foto: Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com  Dua titik jalan penghubung antar kecamatan, masing-masing sepanjang 6 dan 4 kilometer di Kabupaten Bojonegoro, rusak parah akibat dampak curah hujan tinggi selama musim penghujan.
Kondisi ini cukup menghambat aktifitas warga. sebab jalan tak hanya bergelombang, namun juga dipenuhi banyak lubang menganga cukup besar penuh air. Sehingga warga yang melintas harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh saat melintas.

kerusakan jalan cukup parah ini terpantau di dua titik, yang menghubungkan Kecamatan Kepohbaru, Sumberrejo dan Kedungadem. Tepatnya di Desa  Kepohwates, Kecamatan Kepohbaru, hingga Desa Karangdinoyo, Kecamatan Sumberrejo, sepanjang lebih dari 4 kilometer.

Satu titik lainnya berada di wilayah Desa Wotan hingga Desa Banjarjo, Kecamatan Sumberrejo menuju arah Kecamatan Kedungadem.

Pada Jumat (6/3) pagi, di 2 titik jalan ini terlihat mengalami kerusakan yang cukup parah. Lubang jalan terpantau cukup banyak dan merata dengan diameter bervariasi, mulai ukuran kecil hingga besar mencapai lebar 3 meter.

Herman, warga, pengguna jalan, mengatakan, banyaknya lubang yang menganga tertutup air cukup mengganggu aktifitas warga. Warga yang melintas terpaksa harus melaju pelan dan ekstra hati-hati, agar tidak terjatuh akibat terpeleset maupun terjebak kubangan air yang cukup dalam antara 5 hingga 25 centimeter.

Selain menyebabkan perjalanan terhambat, kerusakan jalan ini juga membuat warga yang melintas, mengeluh karena kelelahan. Padahal jalur ini,  merupakan salah satu akses utama dan tercepat bagi sebagian besar warga yang tinggal di wilayah timur Bojonegoro, untuk menuju ke pusat kota maupun ke sejumlah kecamatan dan daerah lain, yakni ke arah Lamongan, Jombang, dan Nganjuk. "Warga berharap kerusakan jalan ini, segera mendapat  penanganan dari pemerintah setempat," jelas Herman.

Sebab, jika dibiarkan begitu saja dikhawatirkan kerusakan jalan menjadi semakin parah, sekaligus juga membahayakan keselamatan.  Selain itu, rusaknya jalan ini juga membuat aktifitas perekonomian warga sekitar menjadi terhambat. (yos)


Berita Terkait

Sorot
Pelengsangan Jalan Raya Poros Desa Ranuyoso Ambrol
25-03-2020 | 14:18 wib

Peristiwa
Warga Sukarela Tambal Jalan Pantura Berlubang
14-03-2020 | 00:05 wib

Peristiwa
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Rusak Parah, Hambat Aktifit...selanjutnya
06-03-2020 | 22:10 wib

Metropolis
Kesal Dengan Jalan Berlubang, Warga Tanami Pohon Pisang
02-03-2020 | 16:06 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062