Tempo Doeloe
Warga Gelar Kesenian Dongkrek Untuk Pengusir Pagebluk
Sabtu, 21-03-2020 | 02:05 wib
Reporter : Tova Pradana
Puluhan warga Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, berkeliling desa dengan memainkan kesenian dongkrek. Foto: Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com  Berbagai macam cara dilakukan warga untuk mencegah penyebaran virus corona. Di Kabupaten Madiun, warga memggelar kesenian dongkrek berkeliling desa. Kesenian ini konon merupakan cara ampuh mengusir pagebluk.
Kesenian dongkrek merupapakan kesenian pengusir pagebluk mayangkoro atau wabah penyakit, dimasa Raden Ngabei Lo Prawirodipuro pada tahun 1867.  Dimana masyarakat Mejayan kala itu dilanda wabah penyakit yang dikisahkan sakit pada pagi hari dan sore harinya meninggal dunia.

Memainkan alat kesenian beduk, kentongan dan korek ini dimaksudkan untuk  pengusiran roh halus pembawa wabah penyakit ini, digambarkan barisan buto kolo dapat diusir oleh orang tua sakti yang memimpin barisan dongkrek.

Puguh Wijayanto , Lurah Pandean, mengatakan, kesenian ini kembali dimainkan oleh warga, sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid-19, yang tak bisa dilihat wujudnya dengan kasat mata. 

Selama  berkeliling desa, warga juga melantunkan sholawat dan puji-pujian, yang berisikan doa untuk meminta kepada tuhan agar dijauhkan dari segala macam wabah penyakit. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Lestarikan Budaya Tradisional, Pemuda Madiun Terus Produksi ...selanjutnya
18-02-2018 | 12:52 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062