Hukum
Dituntut 6 Tahun, Eks Kepsek Cabul Divonis 10 Bulan
Rabu, 25-03-2020 | 11:33 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com  Ali Shodiqin, mantan Kepala SMP Labschool Unesa Surabaya yang mencabuli dan menganiaya 7 siswanya, divonis ringan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (24/3) sore. Hakim menjatuhkan vonis 10 bulan penjara, sangat jauh dari tuntutan jaksa 6 tahun.
Perbedaan pendapat antara hakim dan jaksa terjadi dalam perkara pencabulan Ali Shodiqin. Majelis hakim yang diketuai Anton Widyopriyono menyatakan terdakwa melakukan perbuatan asusila di depan umum sebagaimana diatur pasal 281 KUHP.

Atas pertimbangan itu, hakim akhirnya menjatuhkan vonis 10 bulan penjara. Vonis ini  jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut 6 tahun penjara sesuai pasal 80 dan 82 undang-undang perlindungan anak. Atas vonis ringan ini, jaksa menyatakan pikir-pikir.

Sekedar diketahui, pencabulan yang dilakukan Ali Shodikin, Kepala Sekolah Labschool Unesa terjadi sekitar bulan Agustus 2018 hingga Maret 2019. Terdakwa melakukan perbuatan cabulnya di lingkungan sekolah, seperti di ruang kelas, tempat wudhu hingga di mushola. (pul)


Berita Terkait

Hukum
Sidang Malam Hari Dinilai Langgar HAM
06-02-2020 | 19:17 wib

Hukum
Empat Pelajar Diperiksa Maraton Sebagai Saksi Dalam Sidang K...selanjutnya
06-02-2020 | 10:50 wib

Metropolis
Cabuli 6 Siswa, Kepala Sekolah SMP Swasta Surabaya Diringkus...selanjutnya
05-07-2019 | 19:07 wib

Peristiwa
Kepala Sekolah Cabuli 6 Siswinya Jalani Sidang Pemeriksaan
12-07-2018 | 17:02 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062