Rehat
Umat Hindu Suku Tengger Menggelar Tapa Brata Hari Raya Nyepi
Rabu, 25-03-2020 | 15:01 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Akses menuju Bromo ditutup total. Rumah-rumah warga juga ditutup rapat guna melakukan ritual tapa brata. Jalannya perayaan nyepi dijaga petugas pengamanan desa atau jaga baya. Foto Farid
Probolinggo pojokpitu.com  Ditengah wabah virus korona, warga Hindu Suku Tengger di Probolinggo, Rabu (25/3) pagi, tetap khidmad merayakan hari nyepi.
Perayaan hari raya nyepi tahun baru saka 1942 dirayakan pada hari Rabu (25/3) hingga Kamis (26/3) pagi. Berbeda dengan tahun sebelumnya, wisata Gunung Bromo sudah ditutup sejak virus corona merebak. 

Penutupan juga berlaku di semua pintu masuk menuju Gunung Bromo, yaitu di 4 Kabupaten, Probolinggo, Pasuruan, Malang dan Lumajang.

Penutupan akses menuju Bromo ditutup total merupakan kali ke tiga dilakukan, sesuai permintaan dari persatuan umat Hindu Tengger di 4 kabupaten.

Dari pintu Kabupaten Probolinggo, penutupan dilakukan mulai Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura yang jaraknya 7 kilo meter menuju Bromo. Di Kecamatan Sukapura ada 4 desa mayoritas warganya beragama Hindu, yakni Desa Ngadas, Wonotoro, Jetak dan Ngadisari.

Nyaris tidak ada aktifitas yang dilakukan warga Suku Hindu Tengger, semua pintu cendela tertutup rapat. Warga fokus melaksanakan ibadah tapa brata. Tapa Brata meliputi, tapa brata amati karya (atau tidak bekerja dan beraktifitas lainnya), amati geni (atau tidak menyalakan api), amati lelungan (atau tidak bepergian) dan amati lelanguan ( atau tidak mengumbar hawa nafsu tidak bersenang-senang).

Petugas Jagabaya atau petugas keamanan lingkungan melakukan tugasnya keliling setiap jalan-jalan desa, hanya saja, mereka harus saling berjaga jarak ditengah wabah virus corona ini.

Menurut Maryoto, Camat Sukapura saat dikonfirmasi melalui ponselnya, meski ada wabah covid 19, perayaan nyepi warga suku tengger tidak terganggu. "Mereka tetap melakukan peribadatan tapa brata di rumah masing-masing. Untuk ibadah nyepi ini tidak ada pembatasan," kata Maryoto.

Selanjutnya jalan menuju Gunung Bromo baru akan dibuka pada hari Kamis (26/3) pukul 6.00 Wib pagi. Adanya virus korona, perlu diketahui wisata Gunung Bromo sampai saat ini ditutup untuk umum selama 2 minggu, dan sambil menunggu instruksi selanjutnya dari pemerintah. (pul/VD:YAN)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062