Penjual Umbul - Umbul Agustusan Kini Sepi Pembeli
Viral di IG, Anak Usir Orang Tua Sambil Diteriaki Maling
Kakek Meninggal Dunia Saat Memancing di Laut
Sambutan di KLB Gerindra, Jokowi Bicara Krisis saat Pandemi Covid-19
Akhirnya Gresik Masuk Zona Oranye Covid-19
Kakak Adik di Tuban Kompak 4 Kali Curi Motor
Panen Porang Melimpah, Petani Untung Ratusan Juta Rupiah
Sekolah Berasrama Boleh Buka, Tapi Secara Bertahap
Frustasi Gagal Panen, Petani Bakar Tanaman Padinya
UGD Rumah Sakit R Soedarsono Ditutup 1 Hari Setelah Nakes Positif Corona
Melayat Drive-Through
Kantor Imigrasi Ponorogo Akan Naik Status Kelas II
Perjuangan Pelajar di Pegunungan Cari Sinyal Untuk Belajar Daring
Rekom Hanura Genapkan 31 Kursi Dukungan Pasangan Yuhronur-Rouf
Siswa SD Surabaya Sulap Kain Handuk Bekas Jadi Kerajinan



Peristiwa
Pengunjung Warung Kopi Cetol di Pasar Gondanglegi Dibubarkan
Rabu, 25-03-2020 | 18:16 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com  Kepolisian terus melakukan himbauan untuk mempersempit penyebaran virus korona di masyarakat. Seperti yang dilakukan Polsek Gondanglegi dibantu anggota Koramil yang membubarkan para pengunjung saat asyik menyeruput kopi lantaran adanya penyebaran covid 19 yang semakin cepat. Mereka disuruh pulang dan berdiam diri dirumah untuk sementara, dan warung kopi juga diharapkan tutup untuk sementara.
Kesiapan Polsek Gondanglegi bersama Koramil Gondanglegi saat menuju warung kopi cetol yang berada di dalam Pasar Gondanglegi tempat berkumpulnya muda - mudi untuk menikmati sore mereka.

Mereka selalu meramaikan warung tersebut setiap harinya, lantaran pelayan kopi cetol yang ada disitu seksi dan mengundang para pengunjung untuk selalu meramaikan warung tersebut sembari menggoda mereka.

Attensi dari Kapolri untuk jajaran dalam membantu menghimbau kepada masyarakat untuk tetap berada dirumah dan menjaga jarak menjadi hal pennting dalam himbauan yang diberikan.

Namun, masyarakat yang sedikit bandel dan selalu meramaikan warung kopi yang ada didalam Pasar Gondanglegi ini, membuat Kapolsek Gondanglegi yang memimpin giat tersebut langsung geram dan langsung menyuruh para pengunjung segera meninggalkan tempat dan langsung pulang.

Tidak hanya itu, pemilik warung kopi juga untuk sementara waktu menutup warung mereka agar tidak membuat masyarakat berkerumun dalam situasi seperti ini, dan jika membandel akan ditindak tegas kepolisian.

Begitu juga para pengunjung yang bandel dan menolak untuk diberikan himbauan, maka petugas kepolisian bisa memenjarakan dan memiliki kewenangan untuk itu, hingga tugas ini benar-benar dilakukan polisi.

Menurut Kompol Agus Siswo Hariadi, Kapolsek Gondanglegi, bahwa kegiatan himbauan untuk masyarakat akan merebaknya virus korona, atas perintah pemerintah dan atensi Kapolri untuk membubarkan kerumunan dan jumlah massa yang banyak, dan melakukan giat di warung kopi yang ada di dalam Pasar Gondanglegi, dengan menyuruh para pengunjung bubar dan balik ke rumah serta sementara warung ditutup dan jika ada yang membandel bisa ditindak dan dikenakan tipiring.

Himbauan juga dilanjutkan ke sebuah warung kopi yang dekat dengan perempatan puskesmas, dan mendapati kerumunan penikmat kopi dan langsung dibubarkan dan disuruh pulang.(end)



Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062