Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test



Peristiwa
Pengunjung Warung Kopi Cetol di Pasar Gondanglegi Dibubarkan
Rabu, 25-03-2020 | 18:16 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com  Kepolisian terus melakukan himbauan untuk mempersempit penyebaran virus korona di masyarakat. Seperti yang dilakukan Polsek Gondanglegi dibantu anggota Koramil yang membubarkan para pengunjung saat asyik menyeruput kopi lantaran adanya penyebaran covid 19 yang semakin cepat. Mereka disuruh pulang dan berdiam diri dirumah untuk sementara, dan warung kopi juga diharapkan tutup untuk sementara.
Kesiapan Polsek Gondanglegi bersama Koramil Gondanglegi saat menuju warung kopi cetol yang berada di dalam Pasar Gondanglegi tempat berkumpulnya muda - mudi untuk menikmati sore mereka.

Mereka selalu meramaikan warung tersebut setiap harinya, lantaran pelayan kopi cetol yang ada disitu seksi dan mengundang para pengunjung untuk selalu meramaikan warung tersebut sembari menggoda mereka.

Attensi dari Kapolri untuk jajaran dalam membantu menghimbau kepada masyarakat untuk tetap berada dirumah dan menjaga jarak menjadi hal pennting dalam himbauan yang diberikan.

Namun, masyarakat yang sedikit bandel dan selalu meramaikan warung kopi yang ada didalam Pasar Gondanglegi ini, membuat Kapolsek Gondanglegi yang memimpin giat tersebut langsung geram dan langsung menyuruh para pengunjung segera meninggalkan tempat dan langsung pulang.

Tidak hanya itu, pemilik warung kopi juga untuk sementara waktu menutup warung mereka agar tidak membuat masyarakat berkerumun dalam situasi seperti ini, dan jika membandel akan ditindak tegas kepolisian.

Begitu juga para pengunjung yang bandel dan menolak untuk diberikan himbauan, maka petugas kepolisian bisa memenjarakan dan memiliki kewenangan untuk itu, hingga tugas ini benar-benar dilakukan polisi.

Menurut Kompol Agus Siswo Hariadi, Kapolsek Gondanglegi, bahwa kegiatan himbauan untuk masyarakat akan merebaknya virus korona, atas perintah pemerintah dan atensi Kapolri untuk membubarkan kerumunan dan jumlah massa yang banyak, dan melakukan giat di warung kopi yang ada di dalam Pasar Gondanglegi, dengan menyuruh para pengunjung bubar dan balik ke rumah serta sementara warung ditutup dan jika ada yang membandel bisa ditindak dan dikenakan tipiring.

Himbauan juga dilanjutkan ke sebuah warung kopi yang dekat dengan perempatan puskesmas, dan mendapati kerumunan penikmat kopi dan langsung dibubarkan dan disuruh pulang.(end)



Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062