Ada Rupiah Dibalik Usaha Camilan Stick Ubi Ungu
Peras Korban Mengaku Satintelkam Polda, 2 Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Malang, 2 Pelaku Masih DPO
Putra TNI Dapat Pelatihan Pencegahan Penggunaan Narkoba
Diduga Korsleting Listrik, Atap Rumah Terbakar
Ratusan Pekerja Seni dan Pemilik Usaha Sound Sistem di Banyuwangi Gelar Aksi di Depan Kantor Gugus Tugas Covid-19
Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Dimasa Pandemi, Seniman Pilih Buka Angkringan
Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Satu PDP Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Pemulasaraan Protokol Kesehatan
Empat Rumah di Royal Kencana Disatroni Maling
Ulama Jember Doa Bersama Untuk Korban Bom Beirut
Seluruh Pegawai Puskesmas Maospati Jalani Tes Swab
Komisi A Minta Peran Aktif Guru di Wilayah Minim Akses Internet
Ipong Kantongi 4 Kandidat Pendampingnya di Pilkada 2020
Baru Keluar Penjara, Pencuri Modus Cari Kos Kembali Berulah



Malang Raya
Jaringan Narkoba Diringkus Satreskoba Polresta Malang Kota
Kamis, 26-03-2020 | 00:10 wib
Reporter : Rohim Alfarizi
Malang pojokpitu.com  Jaringan pengedar narkoba yang dikendalikan dari Lapas Madiun berhasil di bongkar Satreskoba Polresta Malang Kota.
Dua tersangka jaringan narkoba yakni SA (34) warga Kecamatan Klojen , dan FIP (28) warga Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang parkir, terpaksa harus berurusan dengan aparat Polresta Malang Kota.

Terbongkarnya jaringan narkoba bermula dari penangkapkan tersangka SA di jalan Simpang Borobudur Kota Malang. SA diamankan bersama barang bukti sabu-sabu seberat 58,41 gram serta dua buah handphone .

Hasil pengembangan, SA mengaku telah menjual barang harap tersebut kepada FIP. Dari SA inilah tersangka FIP berhasil diamankan bersama barang bukti satu paket sabu sebesar 0,30 gram. SA mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari napi di Lapas  Madiun , dan dijual seharga Rp 1,2 juta.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Leonardus Simarmata , menjelaskan , kedua tersangka memiliki peran yang berbeda. SA sebagai pengedar, sedangkan FIP sebagai pengguna. Sementara itu , satu tersangka lainnya , FDR ditangkap di tempat kos di wilayah  Bareng Kulon .

Akibat perbuatannya , tersangka SA sebagai pengedar dikenai pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 112 undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 5-20 tahun penjara. Sedangkan FIP dan FDR dikenakan pasal 112 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 5-12 tahun penjara. (pul)


Berita Terkait

Malang Raya
Kenal di Media Sosial, Belajar Jadi Pengedar Sabu Lalu Beruj...selanjutnya
17-04-2020 | 02:02 wib

Malang Raya
Jaringan Narkoba Diringkus Satreskoba Polresta Malang Kota
26-03-2020 | 00:10 wib

Malang Raya
Pengedar Pil Koplo Jaringan Lapas Lowokwaru Dibekuk Polsek W...selanjutnya
13-03-2020 | 14:28 wib

Malang Raya
Warga Tirtoyudo Belanja Sabu Dengan Cara Ranjau Diringkus Po...selanjutnya
14-01-2020 | 16:38 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062