Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test



Sorot
Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan
Sabtu, 04-04-2020 | 04:07 wib
Reporter : Tova Pradana
Pengalihan arus di jalan tak layak untuk kendaraan muatan tonase berat mempengaruhi konstruksi ruas jalan dan jembatan setempat. Foto Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com  Pengalihan arus lalu lintas jalur nasional di Kota Madiun , berdampak , pada akses jalan Kabupaten Madiun.
Petugas dari Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan penataan ruang Kabupaten Madiun memasang palang larangan lewat di sekitar jalan Raya Munggut Kecamatan Wungu. Menyusul banyaknya kendaraan berat bertonase melebihi 20 ton melintas di ruas jalan tipe 3 milik kabupaten setempat .

Hal ini dampak dari pengalihan arus kendaraan di jalur nasional yang melintas dari Kota Madiun, dialihkan ke jalan Raya Kabupaten Madiun tujuan Ponorogo. Pengalihan arus yang sudah berjalan sekitar 4 hari ini , berdampak kualitas jalan dan konstruksi bangunan jembatan. Mengingat di ruas jalan raya Munggut tersebut terdapat 2 jembatan  yang sudah berumur tua dibangun pada era tahun 70an .

"Terlebih pengalihan arus lalu lintas jalan nasional dari Kota Madiun , ke jalan kabupaten hanya dikoordinasikan sepihak oleh pemerintah setempat," kata Anang Tri, Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Madiun.

Diketahui, pengalihan arus dilakukan oleh Pemerintah Kota Madiun ini , diklaim sebagai langkah antisipasi pencegahan penyebaran virus corona . Namun pengalihan arus di jalan selebar 6 meter juga membuat masyarakat khawatir jika terjadi laka lantas. (pul)


Berita Terkait

Sorot
Pelengsangan Jalan Raya Poros Desa Ranuyoso Ambrol
25-03-2020 | 14:18 wib

Peristiwa
Warga Sukarela Tambal Jalan Pantura Berlubang
14-03-2020 | 00:05 wib

Peristiwa
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Rusak Parah, Hambat Aktifit...selanjutnya
06-03-2020 | 22:10 wib

Metropolis
Kesal Dengan Jalan Berlubang, Warga Tanami Pohon Pisang
02-03-2020 | 16:06 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062